MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Misteri identitas pria yang ditemukan tewas terkubur di areal persawahan kawasan Darmasaba, Abiansemal, Badung, Selasa (12/5/2026), perlahan mulai menemukan titik terang.
Sosok korban yang sebelumnya dikenal sebagai Mr X kini diduga bernama Dean, pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Informasi tersebut mencuat setelah foto dan ciri-ciri korban, termasuk tato di tubuhnya, beredar luas di media sosial.
Sejumlah akun yang mengaku sebagai kerabat dan teman korban menyebut pria tersebut bernama Dean, berusia sekitar 25 tahun. Salah satu kerabat korban, Machii Calista, membenarkan dugaan tersebut.
Ia menyebut Dean merupakan keponakannya yang berasal dari NTB. “Benar, dia keponakan saya dari NTB,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).
Machii mengungkapkan, ayah Dean berasal dari Dompu, sedangkan ibunya dari Sumbawa. Selama ini, korban diketahui telah merantau dan bekerja di Bali sekitar lima tahun.
Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Dean sempat bekerja di tempat cuci motor di Banjar Cabe, Darmasaba, yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). “Benar, dia pernah bilang kerja di tempat cuci motor,” imbuhnya.
Menurut Machii, Dean dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak banyak bercerita, termasuk soal kehidupan pribadinya selama di Bali.
Pihak keluarga pun mengaku tidak mengetahui apakah korban memiliki permasalahan dengan pihak lain. Pengakuan serupa juga datang dari akun media sosial lain yang mengaku teman korban.
Ia memastikan sosok dalam foto tersebut adalah Dean. “Kenal, itu teman saya, namanya Dean,” tulisnya. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan identitas korban secara resmi.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.
Petugas masih melakukan pendalaman, mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk memastikan identitas korban maupun penyebab kematian. "Perkembangannya akan kami sampaikan kemudian,” tegasnya.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas korban sekaligus mengusut penyebab kematian yang diduga tidak wajar. "Kqmi masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.
Kasus ini pun masih menjadi perhatian serius aparat, mengingat kuat dugaan adanya tindak pidana di balik kematian korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, jasad pria tanpa identitas tersebut ditemukan terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti, Banjar Cabe, Desa Darmasaba.
Polisi menemukan sejumlah tato yang menjadi petunjuk penting. Di antaranya tato berbentuk lingkaran dengan gambar bintang segi lima di lengan kiri.
Selain itu, terdapat pula tato bertuliskan “D32N” dan “C2SP3R” di dalam lingkaran menyerupai bunga pada bagian punggung kiri atas.***
Editor : M.Ridwan