Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Brutal! Diserang Lima Pria Misterius, Lelaki Sumba Babak Belur hingga Gigi Copot, Polisi Kejar Pelaku

Andre Sulla • Selasa, 16 Juni 2026 | 18:58 WIB
BABAK BELUR: Korban pengeroyokan, Mikael SA, mengalami luka serius di bagian mulut, kepala, dan tangan usai dihajar lima pria tak dikenal di sebuah kos (ist/radarbali.id)
BABAK BELUR: Korban pengeroyokan, Mikael SA, mengalami luka serius di bagian mulut, kepala, dan tangan usai dihajar lima pria tak dikenal di sebuah kos (ist/radarbali.id)

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Aksi brutal pengeroyokan kembali terjadi di wilayah Denpasar. Seorang mahasiswa asal Sumba Barat Daya, Mikael Sario Awa, 22, menjadi korban pengeroyokan secara bersama-sama oleh sekelompok pria tak dikenal di kosnya di Jalan Gunung Agung Gang Raflesia, Pemecutan, Denpasar Barat. Peristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 01.00 Wita. 

Informasi yang dihimpun, korban diduga diserang oleh sekitar lima orang pelaku yang kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Para pelaku secara membabi buta melayangkan pukulan menggunakan tangan kosong ke arah wajah korban. Tak hanya itu, ia juga sempat ditendang di bagian pinggang dan dipukul pada bagian kepala.

Akibat pengeroyokan tersebut, Mikael mengalami luka cukup serius. Mulut korban bengkak dan mengeluarkan darah, dua giginya copot, tangan kanan mengalami keseleo, serta kepala terasa sakit akibat hantaman para pelaku.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke SPKT Polresta Denpasar pada Senin siang sekitar pukul 15.12 Wita.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/353/VI/2026/SPKT/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi pengeroyokan tersebut.

"Ya, anggota juga tengah mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lokasi kejadian," beber sumber petugas,  Senin (16/6/2026).

Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan terkait adanya laporan tersebut, dan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. "Kami masih selidiki," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#mahasiswa asal Sumba Barat Daya #babak belur hingga gigi copot #pengeroyokan #polresta denpasar