TABANAN, Radar Bali.id – Maraknya penempatan mesin penggiling padi atau selep di areal persawahan selama musim panen ini memicu kerawanan baru.
Pasalnya, mesin-mesin pertanian milik petani yang ditinggalkan di tengah sawah kerap kali menjadi sasaran empuk aksi pencurian.
Baca Juga: Wow! Menyamar Jadi Pekerja Proyek, Komplotan Maling Gasak Kabel Tembaga Telkom, Nilainya Rp 54 Juta
Mengantisipasi hal tersebut, anggota Polsek Selemadeg, Tabanan kini memperluas radius pengamanan saat menggelar patroli malam hari.
Jika biasanya patroli hanya difokuskan pada pusat pertokoan, pusat perbelanjaan, SPBU, serta tempat ibadah seperti pura, kini korps baju cokelat juga menyasar kawasan hilir pertanian yang sedang melaksanakan panen raya.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, 55, mengatakan bahwa patroli malam hari dengan menyusuri jalur persawahan subak di desa-desa se-Kecamatan Selemadeg ini bertujuan menekan risiko kriminalitas, khususnya pencurian mesin dan peralatan pertanian.
Kebiasaan petani menaruh mesin giling portabel dan membiarkan padi hasil panen berhari-hari di area terbuka menjadi atensi khusus pihak kepolisian saat ini. "Ini yang kami atensi penuh, karena situasi seperti ini kadang kala dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi pencurian pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wita," ujar Kompol Subadi saat dikonfirmasi pada Selasa, 16 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa patroli malam hari sejatinya merupakan agenda rutin institusinya. Namun, khusus menyambut musim panen kali ini, fokus pengamanan digeser ke lahan pertanian produktif lantaran potensi kerugian yang dihadapi petani cukup besar jika sampai kehilangan alat produksi mereka.
Selain mengintensifkan patroli keliling, jajaran Polsek Selemadeg juga turun langsung memberikan imbauan kamtibmas kepada para petani agar tidak teledor. Petani diminta lebih waspada dan disarankan untuk mengamankan aset mereka ke tempat yang lebih terlindungi.
"Kami mengimbau para petani, usai proses panen selesai dilakukan pada sore hari, sebaiknya alat atau mesin pertanian serta hasil panen dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, seperti di balai subak atau dibawa pulang ke rumah," pintanya.
Langkah preventif ini diharapkan mampu menutup celah bagi para pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi sepi di areal persawahan. "Patroli malam akan terus intens kami lakukan, khususnya di kawasan sentra pertanian demi memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Selemadeg tetap kondusif," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita