MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Ulah warga negara asing (WNA) di Bali seolah tak ada habisnya. Mereka seolah tak mikir ada konsekwensi pidana jika berbuat onar di negeri orang.
Fakta terkini, sejumlah turis asing justru kembali bikin gaduh. Kali ini, aksi baku hantam pecah di depan Gigi Susu, Jalan Pantai Batu Bolong No. 80, Canggu, Kuta Utara, Badung, Senin sore (15/6/2026), dan viral di media sosial.
Keributan itu bak adegan drama jalanan. Peristiwa bermula sekitar pukul 15.35 Wita saat seorang sopir taksi melintas dari arah selatan ke utara di Jalan Pantai Batu Bolong.
Namun di tengah perjalanan, sopir tersebut diduga diludahi oleh salah satu dari tiga WNA yang mengendarai dua sepeda motor matik besar.
Tak terima diperlakukan seperti itu, sopir taksi langsung mengejar rombongan WNA tersebut hingga berhasil menyalip dan menghentikan mereka di depan sebuah restoran di kawasan Batu Bolong. Situasi pun langsung memanas.
Salah satu WNA yang mengenakan pakaian putih turun dari sepeda motor dan diduga memukul kaca belakang mobil taksi.
Aksi itu memicu emosi sopir taksi hingga keduanya terlibat adu mulut sengit di tengah jalan.
Dalam video yang beredar, ketegangan sempat mereda setelah salah satu rekan WNA berbaju hitam berusaha melerai.
Namun situasi kembali meledak saat rombongan WNA hendak meninggalkan lokasi.
Sopir taksi disebut melayangkan pukulan ke arah salah satu WNA, yang kemudian dibalas hingga memicu aksi saling serang. Keributan pun makin membesar dan menyita perhatian warga sekitar.
Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) yang berada di sekitar lokasi ikut mendekat ke tempat kejadian.
Akibatnya, Jalan Pantai Batu Bolong yang biasanya ramai wisatawan mendadak lumpuh total. Klakson kendaraan bersahut-sahutan, sementara pengendara lain terpaksa mencari jalur alternatif untuk menghindari kericuhan.
Beruntung, petugas keamanan setempat bersama warga bergerak cepat melerai pertikaian sebelum situasi semakin tak terkendali.
Setelah beberapa menit menegangkan, kedua pihak akhirnya membubarkan diri. Rombongan WNA pergi lebih dulu ke arah utara, disusul sopir taksi setelah kondisi dinyatakan aman.
Baca Juga: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Kemenag Cair Akhir Juni 2026, Segini Nominalnya!
Terpisah, Ps. Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, SH, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait insiden yang sempat menjadi perhatian publik.
“Anggota kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait video keributan yang viral itu,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna memastikan kronologi lengkap dan menelusuri seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Kami juga mengimbau seluruh masyarakat, termasuk WNA yang berada di Bali, agar tetap menghormati norma serta menjaga ketertiban selama berada di Pulau Dewata," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan