Nasib apes bertubi-tubi menggelayuti I Putu Ari Darmawan, 27, seorang kurir jasa pengiriman barang J&T Express di Kecamatan Selemadeg, Tabanan. Pemuda ini harus mengelus dada setelah sepeda motor milik tempatnya bekerja untuk kedua kalinya digondol maling akibat kelalaian kunci yang masih tertancap alias nyantol.
TRAGIS memang, nasib kurir paket yang satu ini. Insiden kecurian terbaru dialami korban pada Minggu (19/7/2026) malam.
Sepeda motor Honda Vario berplat DK 8014 GA milik Ari hilang saat diparkir di depan kantor J&T Express, Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg.
Informasi yang dihimpun pada Senin (20/7/2026) menyebutkan, korban memarkirkan motornya sekitar pukul 18.00 Wita untuk melakukan absensi dengan kondisi kunci nyantol. Naas, usai absensi sekitar pukul 18.30 Wita, kendaraan tersebut sudah tak berbekas. Padahal, pada bulan Mei 2026 lalu, motor Honda Beat DK 2660 GAI milik korban juga raib di lokasi yang sama dengan modus serupa.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi membenarkan laporan pencurian berulang yang dialami korban Ari. Pihaknya menyayangkan kelalaian korban yang tak kunjung jera membiarkan kunci motor tetap terpasang di tempat umum.
"Laporannya sudah kami terima. Ini untuk kedua kalinya korban yang bekerja sebagai kurir kehilangan motor karena kunci nyantol. Padahal dari awal sudah sering kami imbau bahwa kunci nyantol itu memberi kesempatan emas bagi pelaku kejahatan," ujar Kompol Subadi.
Saat ini, jajaran Polsek Selemadeg tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pelaku pencurian. "Kami masih melakukan lidik dan mengumpulkan petunjuk di lapangan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di seputaran lokasi kejadian," pungkasnya.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali