Mobil Hilux Terbakar dan Meledak Misterius di Depeha, Tangki BBM Hilang dari Tempatnya

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 06:18 WIB
DALAM PENYELIDIKAN : Polisi melakukan olah TKP di lokasi terbakarnya mobil Toyota Hilux di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Penyebabnya masih misterius.(foto:Polres Buleleng)
DALAM PENYELIDIKAN : Polisi melakukan olah TKP di lokasi terbakarnya mobil Toyota Hilux di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Penyebabnya masih misterius.(foto:Polres Buleleng)

SINGARAJA, Radar Bali.id – Sebuah mobil Toyota Hilux dengan nomor polisi DK 8246 XY mendadak terbakar hebat di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.30 Wita.

 Kendaraan milik Gus Dedik tersebut hangus dilalap si jago merah dan penyebab pastinya hingga kini masih diselimuti misteri.

Baca Juga: Diduga Akibat Korsleting, Mobil Terbakar di Parkiran Rumah Sakit

Insiden tersebut terjadi saat mobil terparkir di lahan milik I Made Sudita, 58. Warga sekitar mendadak dikagetkan dengan suara ledakan yang cukup keras.

Baca Juga: Diduga Mobil "Pemain" BBM Subsidi Modus Jerigen Terbakar, Sopir Kabur

Pelapor bernama I Komang Arcana, 57, warga Desa Depeha, langsung berhamburan keluar rumah dan mendapati warga sudah ramai mengerumuni mobil milik bosnya yang telah terbakar.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kondisi mobil ditemukan dalam keadaan habis terbakar. Saksi I Gede Weretiapa, 39, melihat titik awal kobaran api berada di dekat tangki dan ban belakang sebelah kiri.

Petugas juga menemukan sebuah flashdisk di lokasi. Kejanggalan lain terungkap karena komponen kopel (cross joint) dari mesin ke gardan belakang tidak ditemukan pada kendaraan.

”Tangki BBM tidak ditemukan di tempat semestinya pada mobil. Hanya ditemukan lembaran plat dekat silincer knalpot, yang diduga bagian atas tangki berbentuk lingkaran,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kamis (23/7/2026).

Iptu Yohana menambahkan, sejumlah saksi lain mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum api berkobar. Warga sempat mengira suara dentuman itu berasal dari lemparan yang mengenai atap seng, ledakan gardu listrik, atau tabung gas.

Tiga saksi yang dimintai keterangan berada pada radius sekitar 100 meter dari tempat kejadian. Mereka mengaku tidak melihat maupun mendengar adanya pergerakan atau hal-hal mencurigakan sebelum mobil tersebut meledak dan terbakar.

Proses pemadaman api melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng yang mengerahkan satu unit armada dari Pos Kubutambahan. Kobaran api berhasil dipadamkan menggunakan satu tangki air dan alat pemadam api ringan (APAR). ”Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan intensif,” tegas Iptu Yohana. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
penyelidikan mobil terbakar toyota hilux kebakaran polres buleleng