Geger Isu Penculikan Anak di SD Negeri 3 Kerta, Polsek Payangan Usut Dugaan Kesusilaan

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:44 WIB
DITELISIK : Polisi saat mendatangi areal sekolah SDN 3 Kerta yang menjadi lokasi dugaan penculikan.(foto:Polsek Payangan, Gianyar)
DITELISIK : Polisi saat mendatangi areal sekolah SDN 3 Kerta yang menjadi lokasi dugaan penculikan.(foto:Polsek Payangan, Gianyar)

GIANYAR, Radar Bali.id – Polsek Payangan bergerak cepat menyelidiki dugaan perbuatan melanggar kesusilaan terhadap anak di lingkungan SD Negeri 3 Kerta, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar.

Baca Juga: Tren Kriminalitas WNA di Bali 2026: Dari Penculikan, Mutilasi, hingga Penusukan di Kuta

 Peristiwa ini sempat menyedot perhatian publik dan viral di media sosial lantaran dikaitkan dengan isu penculikan oleh pria misterius pengendara sepeda motor Yamaha NMAX warna biru.

Seizin Kapolres Gianyar, Kapolsek Payangan AKP I Putu Budi Artama, 45, menyampaikan bahwa penyelidikan langsung dibuka begitu informasi liar tersebut beredar luas di media sosial.

”Berdasarkan hasil penyelidikan awal, ada keterangan seorang pria tak dikenal sempat memanggil korban dan menawarkan permen ke beberapa siswa. Pria itu juga diduga memperagakan gerakan bermuatan asusila. Seluruh keterangan ini masih terus kami dalami,” ujar AKP I Putu Budi Artama.

Dalam merangkai fakta lapangan, jajaran Polsek Payangan telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah siswa, pihak sekolah, dan guru, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Petugas juga tengah mengidentifikasi pelat kendaraan yang diduga digunakan pelaku.

Kapolsek imbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

”Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Apabila ada yang mengetahui identitas atau keberadaan orang dengan ciri-ciri tersebut, segera laporkan ke Polsek Payangan atau Polres Gianyar,” imbaunya.

Ia menegaskan, proses hukum berjalan secara profesional, objektif, dan mengutamakan perlindungan anak. Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka maupun menyimpulkan adanya unsur tindak pidana penculikan.

”Aparat masih bekerja mendalami seluruh saksi dan barang bukti untuk mengungkap fakta sebenarnya,” pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
penculikan siswa sd asusila penyelidikan polisi viral