AMLAPURA, Radar Bali.id – Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan lampu penerang jalan umum (LPJU) hias terus dikebut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem.
Saat ini, kasus yang menyeret sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Karangasem tersebut telah memasuki tahap penyidikan intensif.
Baca Juga: Gegara Anggaran Terbatas, Pemkab Bangli Hanya Mampu Anggarkan Belasan LPJU Baru di Tahun 2026
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karangasem, Shinta Ayu Dewi R.R., memastikan proses penyidikan berjalan dengan progres positif.
Bahkan, tim penyidik telah mengantongi hasil uji laboratorium terhadap sejumlah komponen proyek LPJU hias tersebut. ”Saat ini masih tahap penghitungan kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek tersebut,” tegas Sinta saat ditemui di Kantor Kejari Karangasem pada Selasa (4/8/2026).
Kajari asal Yogyakarta itu menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas, meskipun dirinya akan berpindah tugas ke wilayah Bantul. ”Meskipun saya pindah tugas, tetapi kasus tetap lanjut sampai ada putusan,” ujarnya.
Sinta menjelaskan bahwa perkara ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak satu bulan lalu. Penyidik terus memeriksa saksi-saksi dan melengkapi alat bukti. Salah satu perkembangan penting adalah telah diterimanya hasil uji laboratorium dari para ahli yang mencakup dua aspek utama, yaitu sistem kelistrikan dan konstruksi. ”Dalam waktu dekat kami akan kembali memeriksa saksi-saksi untuk mengonfirmasi hasil pemeriksaan tersebut,” imbuhnya. Ia juga memberikan sinyal bahwa tak lama lagi penyidik akan menetapkan calon tersangka dalam kasus ini.
Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karangasem, I Gede Hady Sunantara, menyebutkan bahwa puluhan saksi telah diperiksa sejak awal kasus ini bergulir. Pihaknya juga melibatkan tim ahli dari luar Bali untuk melakukan pengujian secara independen. ”Ada tiga komponen utama yang diuji, yaitu lampu beserta panel dan baterai, tiang LPJU, serta konstruksi berikut ornamennya,” ucap Hady. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali