Tak Mau Beri Ayam, Tiga Pekerja Kandang Dimassa di Abiansemal, Polisi Selidiki Identitas Para Pelaku

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:16 WIB

 

PENGEROYOKAN: Tiga pekerja kandang ayam menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di area parkir Kandang Ayam Boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Selasa (18/8/2026). (ist/radarbali.id)
PENGEROYOKAN: Tiga pekerja kandang ayam menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di area parkir Kandang Ayam Boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Selasa (18/8/2026). (ist/radarbali.id)

 

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Aksi pengeroyokan brutal terjadi. Yang terbaru berlangsung di area Kandang Ayam Boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung.

Perkara tersebut terjadi di Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

Tiga pekerja menjadi korban amukan sekelompok orang tak dikenal setelah sebelumnya sempat dihentikan di perjalanan dan dimintai ayam.

Akibat kejadian tersebut, ketiga korban masing-masing berinisial INP, 45, INPA, 28, dan PAS, 29, mengalami sejumlah luka dan memar pada bagian tubuh.

Baca Juga: Prediksi Cuaca Bali, Hari Ini, Kamis (20/8/2026) : Cerah Berawan, Sebagian Berpotensi Hujan Ringan 

Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, S.H., membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan tersebut.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 02.00 Wita. Lebih lanjut dijelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 01.40 Wita.

Saat itu, korban INP bersama seorang saksi yang merupakan kernet mengendarai mobil pikap pengangkut ayam dari arah selatan menuju kandang ayam.

Sesampainya di wilayah Tebajero, perjalanan mereka tiba-tiba terhenti. "Mobil tersebut diberhentikan sejumlah orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan," bebernya, Rabu (19/8/2026).

Kelompok tersebut kemudian meminta ayam kepada korban. Namun, korban menjelaskan bahwa dirinya tidak membawa ayam untuk diberikan.

Saat hendak melanjutkan perjalanan, tiba-tiba terdengar suara seperti ada seseorang menendang bagian mobil.

Merasa penasaran, korban bersama saksi sempat turun dari kendaraan untuk menanyakan siapa yang menendang mobil.

Namun, tidak ada satupun orang yang mengaku. CIa dan saksi akhirnya memilih melanjutkan perjalanan menuju kandang ayam," cetus Humas Polres Badung.

Sekitar 15 menit kemudian, keduanya tiba di lokasi kandang. Tak lama berselang, sejumlah orang datang dalam jumlah cukup banyak.

Mereka menanyakan siapa yang sebelumnya melintas menggunakan kendaraan tersebut.

Korban kemudian mengakui bahwa dirinya yang melintas.

"Bukannya mendapat penjelasan, korban justru menjadi sasaran amukan," katanya. Sejumlah orang langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban dan dua pekerja lainnya yang berada di lokasi. Korban kedua, INPA, bahkan mengalami kejadian serupa ketika sedang beristirahat di posko.

Sekitar 10 orang yang tidak dikenal tiba-tiba mendatanginya dan langsung melakukan pemukulan. Pukulan mengenai bagian perut kanan bawah serta rahang dan leher bagian belakang.

Sementara korban ketiga, PAS, juga menjadi sasaran pengeroyokan hingga mengalami luka pada bagian atas mata kanan," ungkapnya.

 Baca Juga: Tanggap Bencana, Polda Bali Kirim Tim SAR Brimob dan Dapur Lapangan ke NTT

Akibat kejadian tersebut, INP mengalami memar pada rahang kiri dan leher kiri bagian belakang serta mengeluhkan sakit pada bagian dada.

INPA mengalami sakit pada perut kanan bawah dan memar pada leher kanan bagian belakang. Sedangkan PAS mengalami memar dan luka pada bagian atas mata kanan.

Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Para korban kemudian mendapatkan penanganan medis.

Dua korban, yakni INP dan INPA, mendapat perawatan di Puskesmas IV Abiansemal. Sementara PAS dirujuk ke RS Bindu Husada untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dugaan sementara, pengeroyokan dipicu persoalan permintaan ayam yang tidak dipenuhi korban. Situasi kemudian memanas setelah korban sempat turun dari kendaraan untuk menanyakan orang yang diduga menendang mobilnya.

Kasus tersebut kini ditangani pihak kepolisian. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti di lapangan guna mengungkap motif serta memburu para pelaku pengeroyokan.

"Petugas Polres Badung telah mendatangi lokasi kejadian," kilahnya.

Petugas ke lokasi untuk meminta keterangan para korban dan saksi, serta melakukan langkah penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku. Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian.

"Termasuk kelompok yang sebelumnya menghentikan kendaraan korban di wilayah Tebajero hingga mendatangi kandang ayam dan melakukan pengeroyokan," pungkas Aiptu Ayu.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
kandang ayam boiler pengeroyokan Abiansemal Badung