SEMARAPURA, Radar Bali.id – Petugas pengelola Pasar Semarapura, Pasar Galiran, dan Pasar Kusamba, serta pegawai Inspektorat Kabupaten Klungkung menjalani tes urine di Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung, Selasa (8/9/2026).
Dari seratusan lebih pegawai yang menjalani tes urine, tidak ada yang dinyatakan positif menggunakan narkotika.
Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Surya Putra dalam kesempatan itu mengatakan pasar rakyat merupakan pusat perputaran roda perekonomian daerah yang wajahnya sangat bergantung pada kualitas pelayanan para petugas di lapangan. Oleh karena itu, kedisiplinan, ketepatan waktu, kebersihan lingkungan, serta keramahan dalam melayani pedagang dan pembeli harus terus dioptimalkan. ”Jadi pasar ini merupakan etalase ekonomi daerah kami. Petugas yang ada di garis depan harus memiliki disiplin yang tinggi dan menjadi teladan. Pelayanan yang baik berawal dari kedisiplinan yang konsisten dari diri sendiri dan hal paling penting para petugas harus jadi pelopor dan contoh agar tidak menyalahgunakan narkoba,” ujarnya.
Dia menambahkan, kedisiplinan tidak hanya mencakup kehadiran fisik, tetapi juga integritas mental dan moral aparatur atau petugas pengelola pasar. Keberadaan pasar yang bersih, tertib, dan aman akan berdampak langsung pada kenyamanan bertransaksi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ”Saya sangat apresiasi jajaran Dinas Koperasi yang selama ini sudah berkontribusi positif dalam meningkatkan PAD, teruslah berbuat baik dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membangun Kabupaten Klungkung ini ke depan,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara menjelaskan, sebagai langkah nyata untuk memastikan integritas dan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang, kegiatan pembinaan ini langsung ditindaklanjuti dengan tes urine bagi seluruh petugas pasar yang hadir. Pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini ini dikoordinasikan langsung oleh petugas dari BNN Kabupaten Klungkung. Pelaksanaan tes urine ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Klungkung dalam mewujudkan aparatur dan petugas pelayanan publik yang bersih, profesional, serta bebas dari narkoba. Langkah preventif ini juga memastikan bahwa para petugas pengelola pasar senantiasa berada dalam kondisi prima saat melayani masyarakat.
”Melalui sinergi pembinaan disiplin dan pengawasan kesehatan ini, Pemkab Klungkung berharap kualitas tata kelola pasar rakyat di wilayah Kabupaten Klungkung semakin meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” jelasnya.
Kepala BNNK Klungkung, I Komang Setiawan menambahkan, dalam kesempatan itu ada sebanyak 236 pegawai yang rencananya menjalani tes urine, yakni 56 sampel dari Inspektorat dan 180 sampel dari UPTD Pasar Klungkung. Hanya saja tidak semua pegawai dapat hadir sehingga dari Inspektorat sebanyak 46 orang dan UPTD Pasar Klungkung sebanyak 143 yang menjalani tes urine.
”Jumlah keseluruhan yang sudah tes urine sebanyak 189 dengan hasil negatif,” tandasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali