MMSGI Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Kepedulian Lingkungan

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 15:53 WIB
Kegiatan bersih-bersih pantai MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama Yayasan Life After Mine (LINE) dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach.
Kegiatan bersih-bersih pantai MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama Yayasan Life After Mine (LINE) dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama Yayasan Life After Mine (LINE) dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menghadirkan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di Bali sebagai bagian dari MMSGI Connect 2026.

Inisiatif tersebut mencakup dukungan bagi pelaku UMKM di kawasan Pantai Legian serta program edukasi dan aksi lingkungan. 

Mengusung semangat "Berdayakan Masa Depan", rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MMSGI menerjemahkan kolaborasi menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemberdayaan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha di kawasan Pantai Legian dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. 

Dukung Aktivitas UMKM di Pantai Legian  

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal, MMSGI Bersama Yayasan LINE dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menyerahkan 20 unit parasol dan 9 tempat sempah pilah bagi UMKM di kawasan Pantai Legian melalui PUBDA Legian. 

Dukungan tersebut ditujukan untuk menunjang aktivitas para pelaku usaha yang sehari-hari beroperasi di kawasan pantai, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelaku usaha maupun pengunjung. 

Bigger Dream 2026: Edukasi dan Aksi Lingkungan Sejak Dini

Pada aspek lingkungan, MMSGI bersama Yayasan LINE dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menghadirkan program CSR Bigger Dream 2026 melalui kegiatan MMSGI Eco Warriors yang melibatkan 150 siswa dan 25 guru SD Negeri 1 Legian, 30 karyawan MMSGI, serta komunitas Malu Dong Bali. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih pantai (beach cleanup) di Pantai Legian pada Minggu (27/9). 

Para siswa diajak melihat secara langsung persoalan sampah di lingkungan sekitar sekaligus memahami bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di SD Negeri 1 Legian melalui edukasi pengelolaan sampah dengan metode “Lihat, Pungut, Pilah, Buang”. 

Melalui pendekatan sederhana dan praktik langsung, para siswa belajar mengenali jenis sampah, memilahnya sesuai kategori, serta memahami bahwa material yang dikelola dengan tepat masih dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai. 

Untuk mendukung penerapan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan, Bigger Dream 2026 turut memberikan dukungan berupa fasilitas pengelolaan sampah kepada SD Negeri 1 Legian, antara lain tempat sampah terpilah, bottle press, tumbler, dan perlengkapan kebersihan. 

Dukungan juga diberikan kepada komunitas Malu Dong Bali berupa eco vest dan drop box sampah untuk menunjang aktivitas pengumpulan sampah serta menjaga kebersihan kawasan Pantai Legian. 

CEO MMSGI, Sendy Greti, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat pemberdayaan yang menjadi bagian penting dari MMSGI.

”Bagi kami, koneksi menjadi lebih bermakna ketika dapat diterjemahkan menjadi pemberdayaan. 

Melalui dukungan kepada pelaku UMKM, edukasi bagi anak-anak, serta kolaborasi dengan sekolah dan komunitas, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat terus tumbuh bagi masyarakat sekaligus lingkungan,” ujar Sendy. 

Kepala SD Negeri 1 Legian, Noor Octa Fiyanti, mengapresiasi pelaksanaan Bigger Dream 2026 yang memberikan pengalaman belajar langsung bagi para siswa dalam memahami pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga lingkungan. 

”Dengan belajar mengelola sampah secara sirkular hari ini, anak-anak sedang menjaga masa depan mereka sendiri,” ujarnya. 

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MMSGI bersama Yayasan LINE dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menghubungkan pemberdayaan sosial dengan edukasi dan aksi lingkungan.

Dukungan terhadap pelaku UMKM berjalan berdampingan dengan upaya membangun kebiasaan menjaga lingkungan melalui MMSGI Eco Warriors. 

Inisiatif ini menjadi wujud semangat "Berdayakan Masa Depan" dalam MMSGI, dengan memperkuat kolaborasi dalam bentuk aksi nyata yang memberikan nilai bagi masyarakat dan lingkungan.

Editor : Rosihan Anwar
mmsgi