Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Paris Diserang Kutu Busuk, Ini Kesibukan Pemerintahnya Sekarang

Jawapos Source control • Rabu, 4 Oktober 2023 | 01:05 WIB

DISERBU KUTU BUSUK : Kota Paris,Prancis, dengan menara Eiffel-nya. (jawapos.com)
DISERBU KUTU BUSUK : Kota Paris,Prancis, dengan menara Eiffel-nya. (jawapos.com)

Radar Bali.id- Ada-ada saja. Kota besar yang sangat dikenal seantero dunia, Paris, Prancis, kini diserang kutu busuk. Hewan berbau tak enak bernama lain kepinding ini ada di mana-mana.

Paris akan menjadi kota tersibuk di dunia, menyambut para turis yang datang dari seluruh dunia untuk bertanding, maupun berkunjung menyaksikan pesta olahraga Olimpiade.

Hanya tinggal beberapa bulan lagi, Paris harus menyiapkan kotanya menyambut ajang pesta olahraga dunia empat tahunan.

MENYERANG FASILITAS UMUM: Kutu busuk alias kepinding yang marak di Paris, Prancis.[jawapos.com]
MENYERANG FASILITAS UMUM: Kutu busuk alias kepinding yang marak di Paris, Prancis.[jawapos.com]

Dilansir dari The Guardian edisi Senin (2/9/2023), kali ini pemerintah Prancis harus kerja keras menyikapi wabah kutu busuk yang sedang melanda kota mode tersebut.

Sejak beberapa pekan lalu, para penumpang kereta cepat, dan transportasi lokal menemukan banyak kutu busuk ketika berada di dalam kabin kendaraan.

Bahkan beberapa traveller kereta lokal mengatakan, lebih baik berdiri, daripada harus duduk dengan ancaman hama.

Sama halnya temuan para penumpang pesawat di bandara Charles De Gaulle.

Mereka mengeluhkan kursi yang mereka duduki terdapat kutu busuk. Temuan beberapa penumpang tersebut lantas viral di media Sosial.

Menghadapi wabah yang menyerang sistem transportasi Paris, Menteri Perhubungan Prancis, Clément Beaune mengatakan, dirinya berjanji akan segera melakukan penanganan, dan pengendalian hama yang saat ini menyerang sistem transportasi kota Paris.

Beaune akan mengumpulkan para operator transportasi dan memberi penyuluhan, bagaimana cara membasmi serangga dan pencegahannya untuk melindungi para penumpang.

Namun saat ini serangan kutu busuk bukan hanya terhadap sistem transportasi, wabah tersebut sudah menyebar ke banyak apartemen dan hotel di kota Paris.

Bahkan, akhir – akhir ini ditemukan hama tersebut berada dalam bioskop.

Perusahaan Fumigasi, atau metode pengendalian hama menggunakan pestisida, mengungkapkan, tingkat permintaan service yang melonjak tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Warga kota dilaporkan harus mengeluarkan uang sebesar 500 Dollar per minggu untuk merawat rumah mereka.

Wakil Walikota Paris, Emmanuel Grégoire mengatakan “Tidak ada seorangpun yang aman, anda dapat menangkapnya dimana saja, dan membawa mereka pulang, anda tidak dapat mendeteksinya tepat waktu hingga mereka menyebar dan berkembang biak.”

Dirinya menambahkan, pihak berwenang kota Paris telah menerima banyak permintaan bantuan terkait wabah ini, bahkan perusahaan fumigasi sudah banyak yang menyerah terkait tingginya order pembasmian hama.

Sang Wakil Walikota berpendapat, pemerintah Prancis harus segera mengambil tindakan untuk menangani kasus tersebut secepatnya, dengan menggunakan azas efisiensi.

Dirinya menilai wabah ini sangat mengerikan bagi rumah tangga dengan pendapatan rendah, yang tidak dapat membayar fumigasi dengan biaya tinggi.

Hingga saat ini, perwakilan Balai Kota Paris telah meminta Perdana Menteri Prancis, Élisabeth Borne untuk mengirimkan satuan khusus minggu ini terkait serangan kutu busuk.

Untuk diketahui, wabah kutu busuk ini bukan pertama kali dihadapi kota ini. Di Tahun 1950, Paris pernah mengalami hal yang serupa.

Namun kutu busuk kali ini dilaporkan memiliki versi yang lebih kuat, bahkan diduga anti terhadap obat pestisida.[JPG/jawapos]

Editor : Hari Puspita
#prancis #paris #kutu busuk