Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kendaraan Menuju Bandara Ngurah Rai Ditutup, Mulai 13 Mei Sampai KTT WWF Selesai, Warga Lewat Mana?

Andre Sulla • Sabtu, 11 Mei 2024 | 03:23 WIB
AMANKAN WWF: Kabid Humas Polda Bali  KombesPol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan skema penutupan arus lalu lintas ke bandara I Gusti Ngurah Rai selama WWF 2024.
AMANKAN WWF: Kabid Humas Polda Bali KombesPol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan skema penutupan arus lalu lintas ke bandara I Gusti Ngurah Rai selama WWF 2024.

MANGUPURA, radarbali.id - Bali kembali menjadi tuan rumah pertemuan tingkat dunia. Maka, guna mengurangi volume arus lalu lintas dan mengurai kemacetan di sekitar Bandara Internasioanl I Gusti Ngurah Rai ditutup. Tentu selama pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) yang digelar di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, sejak 18-25 Mei 2024.

"Ya, kami lakukan rekayasa lalu lintas. Terdapat sejumlah titik atau ruas jalan yang ditutup maupun dialihkan mulai Senin (13/5) sekitar pukul 00.00 Wita," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan dikonfirmasi, Jumat (10/5/2024)

Rekasa lalu lintas ini merupakan rekomendasi rapat bersama Polda Bali, Otoritas Bandara Wilayah IV, Lanud Ngurah Rai dan PT Angkasa Pura 1. Titik pusat dari rekayasa lalu lintas ini di Simpang Radar. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar perjalanan para delegasi yang hadir pada pertemuan yang diikuti oleh 172 negara anggota itu lancar.

Pun dijelaskan jalan akses ke Bandara Ngurah Rai hanya dapat digunakan kendaraan roda empat sejenis. Untuk kendaraan yang keluar dari Bandara menuju Kuta melalui Jalak Raya Tuban dan Jalan Kediri. Parkir kendaraan roda dua dapat diakses melalui Jalan Dewi Sartika.

"Mulai hari ini (kemarin) dilakukan uji coba. Nanti hari Senin (13/5) mulai dilakukan penutupan," kisahnya. Polda Bali secara terbuka mohon maaf kepada masyarkat karena terganggu perjalanannya. "Kami juga mohon dukungan dari masyarkat agar pertemuan ini (WWF) dapat berjalan dengan lancar," ucap Kombes Jansen.

Lebih lanjut mantan Kapolresta Denpasar ini mengatakan penutupan akses ke Bandara dari Simpang Radar itu tidak dilakukan sepanjang hari, melainkan situasional. Bila ada tamu VVIP atau VIP yang melintas akan ditutup. Penutupan dilakukan satu jam sebelum tamu melintas.

Penutupan juga dilakukan apabila volume kendaraan padat. Dikatakannya, volume kendaraan di seputar Bandara Ngurah Rai kini padat. Jumlah kendaraan yang melintas tak sebanding dengan kapasitas jalan. Demi keamanan, maka dilakukan antisipasi dengan cara rekayasa lalu lintas.

Kalau jumlah kendaraan yang melintas sedikit dan tidak ada tamu yang lewat tidak dilakukan penutupan. Masyarkat yang hendak ke Bandara harus cari informasi jauh sebelum berangkat.

"Jangan sampai terjebak penutupan. Kalau tidak ada kepentingan yang mendesak mending jangan lewat di sana," harap Kombes Jansen.

Untuk diketahui KTT WWF ke-10 tahun ini mengundang 33 kepala negara dan dihadiri oleh sekitar 50 orang delegasi. Untuk menjamin keamanan pertemuan yang rencananya akan dihadiri oleh sejumlah kepala negara itu Polda Bali siaga penuh.

Keamanan Pulau Bali juga dibantu oleh daerah penyangga yakni Polda Jawa Timur dan Polda Nusa tenggara Barat.

Personel Polri yang disiagakan khusus untuk mengamankan pertemuan tersebut sebanyak 5.791 orang yang terdiri dari personel Polda Bali dan BKO dari Mabes Polri.***

Editor : M.Ridwan
#World Water Forum #WWF 2024 #arus lalu lintas #ktt #bandara i gusti ngurah rai