Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sambut WWF 2024, Pemkot Denpasar Pasang Penjor, Tata Kelola Sampah dan Belajar Daring

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Selasa, 14 Mei 2024 | 22:58 WIB
BAHAS AIR: Pemerintah rencana mengajak para delegasi WWF 2024 di Bali untuk meluikat mandi karena yang dibahas masalah air.
BAHAS AIR: Pemerintah rencana mengajak para delegasi WWF 2024 di Bali untuk meluikat mandi karena yang dibahas masalah air.

DENPASAR, radarbali.id - Perhelatan internasional World Water Forum (WWF) ke-10 semakin mendekati Hari H, yakni pada (18/5) hingga (25/5) mendatang. Sejumlah persiapan pun mulai dirampungkan, termasuk di Kota Denpasar.


Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa ungkap Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar secara prinsipnya sudah siap menyambut WWF 2024.

"Kami sudah laksanakan simulasi terkait dengan bagaimana rute pembuangan sampah. kemudian kedua kesiapan kita untuk menyambut delegasi dengan melaksanakan pemasangan penjor sepanjang jalur yang akan dilalui oleh para delegasi," paparnya, kemarin (14/5/2024).

Baca Juga: Viral! WNA Rusia Posting Video Dideportasi Tak Wajar, Malah Nyebut Bantu Polisi Menangkap Mafia Narkoba di Bali

Terlebih dengan ditutupnya TPA Suwung selama terselenggaranya WWF 2024. Oleh karenanya Pemkot Denpasar telah mempersiapkan skema pembuangan sampah di TPA Mandung, Tabanan.

Terkait dengan destinasi yang akan dikunjungi oleh delegasi, pihaknya masih belum mendapat informasi pastinya.

"Sementara ini masih dinamis sekali. Secara prinsip, kami kabupaten/kota kewajiban-kewajiban kami untuk mempersiapkan. Mungkin venue-venue secara prinsip di bawah sudah kami lakukan," kata Arya Wibawa.

Baca Juga: Siap Tempur untuk Pilkada, Partai Koalisi Indonesia Maju Bali Bertemu Plus Nasdem

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Denpasar menyiapkan tiga destinasi yang bisa dikunjungi oleh delegasi WWF. Di antaranya Embung Sanur, Subak Sembung, dan Tukad Bindu.

Subak Sembung akan memperlihatkan kearifan lokal subak yang sekaligus juga sebagai warisan dunia. Para delegasi dapat melihat pola tradisional pengaturan air di Bali.

Kedua, Embung Sanur memperlihatkan daya tampung banjirnya sebagai antisipasi banjir di Kota Denpasar. Kemudian Tukad Bindu sebagai salah satu inovasi yang dari yang awalnya sungai kumuh, sekarang bisa menjadi tempat mainan atau tempat mandi untuk anak-anak.

Baca Juga: Viral! WNA Rusia Posting Video Dideportasi Tak Wajar, Malah Nyebut Bantu Polisi Menangkap Mafia Narkoba di Bali

"Satu lagi, untuk imbauan mungkin untuk sekolah daring anak-anak kami, Disdikpora belum melapor apakah sudah ada bersurat kami di Disdikpora untuk pelayanan sekolah daring ini," ungkapnya.

Namun jikalau sudah diturunkan imbauan dari provinsi, ia meyakini sekolah di Denpasar sudah siap. Ditambah dengan pengalaman pada saat Covid-19 untuk melaksanakan belajar mengajar secara daring.

Dikonfirmasi Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama ungkap pihaknya masih menunggu surat dari provinsi.

Baca Juga: Batas Waktu Berakhir, Pilwali Denpasar dan Pilbup Badung Nihil Calon Perseorangan

"Kami sudah beberapa kali menghubungi Kadis Provinsi, surat masih di Pak Sekda. Kita kan tunggu. Kita tahu yang terdampak kan hanya dua (sekolah, red). SMP Wisata Sanur dan SMPN 9 Denpasar," terangnya.

Sementara untuk SD disebutnya tak ada yang terdampak dari WWF 2024 di Kota Denpasar.

"H-1 pun kita bisa kok. Karena kita sudah siap anak-anak untuk melaksanakan baik daring maupun luring. Ga ada masalah," sambungnya.

Lebih lanjut, penerapan sekolah daring akan mengikuti lama pelaksanaan WWF 2024 di Kota Denpasar.***

Editor : M.Ridwan
#WWF 2024 #belajar daring #world water forum 2024 #pemkot denpasar #kelola sampah