NUSA DUA, radarbali.id –Konferensi World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan berlangsung 18-25 Mei 2024, menjadi atensi banyak pihak.
Telkom Group sebagai penyedia layanan jaringan nirkabel memberikan dukungan penuh untuk suksesnya perhelatan internasional ini.
EVP Divisi Government Service, Syaifudin, didampingi GM Witel Denpasar, Ismono Adi Jatmiko, GM Region Network Operations and Productivity Bali Nusra Telkomsel, Pramono, Direktur Operations Telkom Akses, Ambari, DEGM CNOP Service Operation DSO, Fusheng Manre dan DEVP Telkom Regional 5, Gaeanri Situmorang, menyatakan siap mendukung penuh suksesnya WWF 2024 di Bali.
”Secara over all sudah 100 persen kesiapan Telkom Group mendukung World Water Forum ini,” tandas Syaifudin kepada awak media usai Apel Kesiapan Satgas 10th World Water Forum 2024 Kamis (16/5/2024) .
Tidak main-main, pihaknya menyiagakan 102 personil dengan 700 titik layanan. Tim yang diterjunkan 50 persen didatangkan dari Jakarta dan Surabaya, sedang 50 persennya dari lokal Bali.
”Baik yang standby di mini operation center di Nusa Dua, lalu disebar untuk patroli jarimgan di venue dan sekitarnya.
Ini meliputi kesiapan infrastuktur dan jaringan mulai dari backbone, jaringan akses di BNDCC dan BICC, lalu layanan mobile untuk para peserta.
“Kita sediakan akses jaringan 1.500 GB dengan estimasi peak season tidak sampai 50 persen. Jadi sangat cukup,” tandas Syaifudin.
Bahkan untuk keamanan dan kenyamanan network piahknya menambah 5 titik BTS untuk layanan broadband 5G. Yaitu di area Bandara, BNDCC, BICC dan GWK.
“Kita support di main venue untuk para Kepala Negara. Juga venue pendukung di GWK,” tukas Syaifuddin.
Ditegaskan pula, tim selalu siaga untuk cepat melakukan recovery jika terjadi kerawanan. Namun sejauh ini dalam pantauannya belum ada potensi kerawanan.
“Untuk di bandara belum ada kerawanan, hanya kebakaran sampah, sejauh ini aman,” ujarnya.
Sementara itu untuk ancaman siber, Telkom Group menyiapkan beberapa jalur backbone. Misalnya, jika terjadi gangguan di satu jalur, in case akan pindah ke jalur lainnya secara otomatis.
”Kita juga adakan patroli untuk mendeteksi jika terjadi insiden,” tandasnya.
Pihaknya memastikan tim akan bekerja full time 24 jam dengan mendirikan posko kesehatan dan multivitamin untuk menjaga stamina tim yang bekerja di lapangan.***
Editor : M.Ridwan