RadarBali.id – Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA, secara resmi menjatuhkan hukuman berat kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.
Sanksi ini diumumkan melalui laman resmi FIFA pada Sabtu (27/9/2010) dini hari, menyangkut pelanggaran serius terhadap Kode Disiplin FIFA.
Rincian Pelanggaran dan Sanksi FIFA menyebut pelanggaran ini berkaitan dengan pemalsuan dokumen enam pemain naturalisasi, yakni Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
"Komite Disiplin FIFA telah menjatuhkan sanksi pada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain atas pelanggaran pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) mengenai pemalsuan dan pemalsuan," jelas FIFA dalam keterangan resminya.
Hukuman yang dijatuhkan meliputi:
- Denda Materil: FAM diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (Swiss Franc), atau setara dengan kurang lebih Rp7 miliar.
- Skors Pemain: Tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dijatuhi hukuman skors selama 12 bulan dari semua aktivitas sepak bola.
Sebagai informasi tambahan, ketujuh pemain ini sebelumnya diketahui sempat membela Malaysia dalam pertandingan melawan Vietnam di Ronde 3 Kualifikasi Piala Asia 2027 di Kuala Lumpur pada 10 Juni 2025 lalu.
FAM Ajukan Banding, Warganet Geram
Menanggapi keputusan tersebut, FAM langsung memberikan pernyataan sikap melalui akun Instagram resmi mereka, @famalaysia. Postingan yang berupa siaran media berjudul "FAM akan Mambuat Rayuan terhadap Keputusan FIFA Berhubung Pemain Warisan" tersebut menjelaskan bahwa FAM menerima keputusan sanksi tersebut.
Meskipun menerima, FAM tetap bersikukuh bahwa mereka telah mengikuti semua prosedur pengurusan dokumen sesuai dengan panduan yang ditetapkan oleh FIFA.
"Sebarang perkembangan lanjut proses rayuan dan langkah susulan oleh FAM akan dimaklumkan kepada umum dari semasa ke semasa," tutup pernyataan FAM tersebut.
Pernyataan FAM ini segera memancing reaksi keras dari publik. Hingga pukul dua dini hari, unggahan tersebut telah meraih lebih dari 13 ribu likes dan 1,7 ribu komentar, dengan sebagian besar warganet menyoroti insiden ini sebagai hal yang memalukan bagi sepak bola Malaysia.
"Jika betul semuanya palsu, kami ingin semua jawatan kuasa dalam FAM yang dah berbau tanah, letak jawatan dalam masa 24 jam," tulis akun @am1r_official, yang menunjukkan tuntutan publik agar petinggi FAM bertanggung jawab.
Kasus ini menjadi sorotan tajam, mengingat sanksi berat FIFA tidak hanya memukul finansial FAM, tetapi juga merugikan persiapan dan citra sepak bola Malaysia di kancah internasional.[disarikan dari fifa.com/IG Famalaysia*]
Editor : Hari Puspita