Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Belasan Tewas dan Puluhan Dirawat

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 15 Desember 2025 | 16:49 WIB
PANTAI BONDI - Lokasi penembakan yang menewaskan belasan orang di Sydney, New South Wales, Australia.
PANTAI BONDI - Lokasi penembakan yang menewaskan belasan orang di Sydney, New South Wales, Australia.

RADAR BALI - Peristiwa penembakan massal yang terjadi di Pantai Bondi, Sydney, New South Wales, Australia, pada Minggu malam telah merenggut setidaknya 15 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya.

Insiden tragis tersebut bertepatan dengan perayaan hannukah oleh umat Yahudi.

Menteri Kesehatan New South Wales (NSW) Ryan Park seperti dikutip ABC News Australia pada Senin pagi mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas dalam serangan itu telah meningkat dari 12 menjadi 15 orang, termasuk seorang anak.

Perdana Menteri New South Wales Chris Minns melaporkan bahwa 40 orang masih dirawat di rumah sakit.

Korban yang meninggal di tempat kejadian berjumlah 14 orang, sementara seorang gadis berusia 10 tahun, meninggal di rumah sakit.

Usia para korban yang meninggal dilaporkan berkisar antara 10 hingga 87 tahun.

Setidaknya 42 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit di seluruh Sydney, termasuk empat anak.

Dua petugas polisi juga termasuk di antara yang terluka, kini dalam kondisi serius namun stabil setelah menjalani operasi semalam.

Polisi telah mengidentifikasi dua pelaku penembakan di Pantai Bondi, yakni seorang ayah dan anak.

Sajid Akram, sang ayah yang berusia 50 tahun, tewas dalam baku tembak dengan polisi pada Minggu malam.

Naveed Akram, sang anak yang berusia 24 tahun, saat ini berada dalam kondisi kritis tetapi stabil di rumah sakit dan berada di bawah pengawasan polisi. Pria ini kemungkinan akan menghadapi tuntutan pidana.

Komisaris Polisi NSW Mal Lanyon memastikan bahwa mereka tidak mencari tersangka tambahan, dan menyatakan bahwa hanya ada dua pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.

Rumah-rumah yang terhubung dengan ayah dan anak tersebut di Bonnyrigg dan Campsie telah digerebek.

Peristiwa penembakan dimulai sekitar pukul 18:45 waktu setempat saat acara "Chanukah by the Sea" berlangsung di dekat taman bermain anak-anak di sekitar Bondi Park.

Video menunjukkan dua pria melepaskan tembakan dari sebuah jembatan ke arah kerumunan.

Para saksi mata menggambarkan suara tembakan seperti kembang api atau balon pecah sebelum akhirnya "kepanikan" melanda.

Pemerintah NSW akan mempertimbangkan reformasi undang-undang senjata api sebagai tanggapan atas serangan tersebut.

Sajid Akram, si ayah, diketahui memiliki lisensi untuk membawa enam senjata api untuk tujuan "berburu rekreasi" dan telah memegang lisensi tersebut sejak tahun 2015. Semua senjata miliknya kini telah disita.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#konjen australia #cuaca bali #penembakan di australia #bondi beach #antisemitisme #australia #pantai bondi australia #hari ini #bali #sydney #sydney australia