Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menakar Plus Minus Kekuatan dan Celah Rudal Kheibar Iran di Tengah Eskalasi Perang, Begini Reaksi Israel

Admin Radar Bali • Jumat, 6 Maret 2026 | 19:09 WIB

Ilustrasi serangan rudak Israel. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi serangan rudak Israel. (gambar digital gemini/radar bali)

 

Radar Bali.id– Di tengah ketegangan yang terus memuncak di Timur Tengah, rudal balistik generasi keempat Iran, Khorramshahr-4 (dikenal sebagai Kheibar), menjadi sorotan utama.

Dengan daya jangkau 2.000 km dan hulu ledak raksasa seberat 1.500 kg, rudal ini dirancang sebagai instrumen pencegahan (deterrence) utama. Namun, di balik spesifikasinya yang gahar, para analis militer mencatat sejumlah nilai minus dan tantangan yang harus dihadapi Teheran.

Titik Lemah dan Kekurangan Rudal Kheibar

Meskipun diklaim sebagai salah satu yang tercanggih, Kheibar memiliki beberapa kelemahan intrinsik:

Antisipasi Israel: Perisai Berlapis

Israel telah menyiapkan sistem pertahanan udara paling komprehensif di dunia untuk meredam ancaman kelas Khorramshahr:

Langkah Penyempurnaan oleh Iran

Menyadari adanya celah tersebut, industri pertahanan Iran melakukan serangkaian perbaikan pada versi Khorramshahr-4/Kheibar:

Rudal Kheibar adalah simbol kemajuan teknologi balistik Iran yang bertujuan untuk menyeimbangkan kekuatan udara Israel yang superior. Meski memiliki kekurangan pada aspek mobilitas bahan bakar cair, inovasi pada sistem pemandu dan hulu ledak submunisi menjadikannya ancaman yang sangat diperhitungkan oleh sistem pertahanan Arrow milik Israel.[*]

Editor : Hari Puspita
#donald trump #iran #amerika serikat #Israel #palestina #rudal balistik