Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Candra Wisnawa mengatakan, petugas kebersihan sudah bekerja membersihkan areal sirkuit all in one sejak Minggu (1/1) pagi sekitar pukul 7.00 WITA. Khusus untuk pembersihan setelah perayaan puncak tahun baru, sebanyak 70 orang petugas dikerahkan.
Sekita 2 jam pembersihan, sebanyak 6,2 ton sampah dibersihkan dari areal sirkuit all in one dan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA), Peh, Desa Kaliakah dengan 6 unit armada truk. "Khusus setelah malam tahun baru, semua petugas kebersihan kami kerahkan ke sirkuit. Karena sesuai prediksi akan terjadi peningkatan sampah setelah malam tahun baru," ujarnya.
Sampah sebanyak 6,2 ton di areal sirkuit all in one ini Jembrana yang menjadi pusat kegiatan tahun baru, lebih banyak dari perkiraan. Sehingga jumlah petugas kebersihan yang awalnya 50 orang, ditambah menjadi 70 orang. Sampah terbanyak merupakan sampah plastik bekas bungkus makanan. "Lebih banyak dari prediksi, tapi sudah dibersihkan sekitar 2 jam," ujarnya.
Sampah pada malam puncak ini enam kali lebih banyak dari beberapa hari sebelumnya, dimana setiap harinya sejak Minggu (25/12), sampah mencapai 1 ton sehari. Petugas kebersihan yang dikerahkan setiap harinya hanya 15 orang.
Sementara itu, sampah di dalam kota jumlahnya sedikit, karena fokus kegiatan dialihkan ke sirkuit. Sehingga timbulan sampah juga sedikit. "Sampah dalam kota juga sudah kami antisipasi, sehingga setelah pesta tahun baru tidak ada penumpukan sampah," ungkapnya.(bas/rid) Editor : M.Ridwan