Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Investasi Masuk Jembrana 2022 Capai Rp 3,8 Triliun, 290 Perusahaan Serap Tenaga Kerja 8.960

M.Ridwan • Rabu, 11 Januari 2023 | 16:20 WIB
BERGAIRAH: Susana pelamar pekerjaan di auditorium Jembrana untuk warga Jembrana yang akan berkerja di salah satu perusahan yang berinvestasi di Jembrana. Foto: Humas Pemkab Jembrana for Radar Bali
BERGAIRAH: Susana pelamar pekerjaan di auditorium Jembrana untuk warga Jembrana yang akan berkerja di salah satu perusahan yang berinvestasi di Jembrana. Foto: Humas Pemkab Jembrana for Radar Bali
NEGARA,radarbali.id - Sejak awal menjabat, Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, menegaskan bahwa Jembrana menggelar karpet merah untuk investasi. Karena dengan investasi masuk, bisa membuka lapangan kerja baru untuk warga Jembrana sehingga perekonomian masyarakat bangkit setelah dua tahun lebih terdampak pandemi Covid-19.

Setelah karpet merah untuk investasi itu, terbukti dengan banyaknya investor masuk Jembrana. Pada tahun 2022 saja, sebanyak 290 perusahaan berinvestasi di Jembrana dengan nilai investasi masuk sekitar Rp 3,8 triliun. Banyaknya investor masuk tersebut, mampu menyerap lapangan  pekerjaan 8.960 orang.

"Dari hampir 9 ribu peluang kerja yang telah disediakan, tercatat ada 4.084 jiwa tenaga kerja baru di tahun 2022 yang telah terdaftar dan bekerja baik di dalam maupun yang di luar negeri," kata Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) I Made Gde Budiartha, Selasa (10/1).

Disamping itu, masih ada peluang kerja baru dari investasi yang masuk dan saat ini dalam proses menerima pekerja. Yakni dari  perusahaan Mitra Prodin yang saat ini sedang dalam proses finalisasi bangunan dan rekrutmen tenaga kerja, perusahan ini mampu menyerap sekitar 4.000 orang. "Sedang dalam proses. Secepatnya para pelamar yang sebelumnya telah menjalani tes dan lulus seleksi akan mulai bekerja," ucapnya.

Mengenai banyaknya investasi yang masuk Jembrana, merupakan sebuah keberhasilan awal Bupati dan wakil bupati Jembrana. Sosok pemimpin Jembrana saat ini dengan kebijakan karpet merah untuk investasi,  menarik banyak perusahaan yang ingin berinvestasi di Jembrana.

Menurutnya,  para investor datang sendiri karena melihat peluang Jembrana yang akan maju, baik dibaca dari media massa maupun dari statement-statemen Bupati Jembrana yang merupakan bagian daripada promosi. "Bahkan  Bupati sendiri memberikan karpet merah kepada investor yang mau berinvestasi di kabupaten Jembrana," jelasnya.

Pernyataan tersebut juga didukung oleh satu momentum atau kunci sukses kabupaten Jembrana yaitu adanya jalan tol. Menurutnya hambatan investasi di Jembrana itu salah satunya adalah akses. "Dengan adanya jalan tol segala akses menuju Jembrana akan semakin cepat dan peluang investasi semakin terbuka lebar. Oleh sebab itu diperlukan peran aktif pemerintah serta masyarakat untuk mewujudkan itu semua terlebih dalam menyambut tahun emas Jembrana 2026 nanti," pungkasnya. (adv/bas/rid ) Editor : M.Ridwan
#bupati jembrana i nengah tamba #investasi masuk jembrana #serap tenaga kerja #kabupaten jembrana #investasi