Pengecekan satu persatu SPBU di Jalan Denpasar - Gilimanuk didatangi petugas yang sudah membawa bejana ukur. Setiap jenis BBM dicek dengan bejana ukur untuk memastikan jumlah atau volume BBM yang dijual sesuai ukuran.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan SPBU di jalur mudik untuk memastikan BBM untuk pemudik nantinya tidak kurang atau tidak lebih yang bisa merugikan salah satu pihak. "Kita ingin memastikan BBM yang dijual sesuai ukuran atau takaran. Sehingga tidak ada yang dirugikan baik konsumen maupun penjual," ujarnya.
Pengecekan SPBU yang dilakukan ini sebagai bentuk pengawasan yang sebenarnya sudah secara rutin melakukan pengecekan. Saat ini, karena jelang mudik lebaran, melakukan pengecekan lagi secara menyeluruh pada seluruh SPBU di jalur mudik Jalan Denpasar - Gilimanuk.
Dari pengecekan BBM dengan bejana ukur, semua SPBU sudah menjual sesuai dengan standar, ukuran atau volume BBM sesuai ketentuan. "Tidak ada yang mengurangi ukuran sesuai ketentuan, tidak ada yang lebih juga. Kalau ada yang lebih dan kurang, harus tera ulang," tegasnya.
Selain pengecekan volume BBM, pihaknya juga memastikan kesiapan SPBU dalam rangka arus mudik lebaran. Karena diperkirakan ratusan ribu kendaraan yang akan mudik melalui pelabuhan lintas Gilimanuk - Ketapang. "Kami hanya memastikan kesiapan SPBU melayani konsumen saat arus mudik," jelasnya.
Sedangkan mengenai stok, SPBU sudah siap menyediakan sesuai kebutuhan. Karena yang menentukan mengenai stok sudah diatur Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS). "SPBU sudah siap menyediakan BBM sesuai kebutuhan. Namun jumlah stok kewenangan BPMIGAS, " tegasnya, Rabu (5/4/2023). [m.basir/radar jembrana]
Editor : Hari Puspita