Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Penyeberang Wajib Tahu, Dermaga Ponton Gilimanuk Diganti MB, Jadwal Kapal Ikut Berubah

Hari Puspita • Sabtu, 3 Juni 2023 | 15:03 WIB
BAKAL LEBIH BAGUS : Dermaga Ponton Pelabuhan Gilimanuk ayang akan diganti dengan dermaga MB.(M.Basir/Radar Bali)
BAKAL LEBIH BAGUS : Dermaga Ponton Pelabuhan Gilimanuk ayang akan diganti dengan dermaga MB.(M.Basir/Radar Bali)
NEGARA, Radar Bali.id - Dermaga ponton Pelabuhan Gilimanuk ditutup karena akan diganti dengan dermaga moveble bridge (MB). Karena penutupan dermaga ponton atau dermaga apung ini, maka jadwal dan jumlah kapal yang beroperasi melayani penyeberangan Gilimanuk - Ketapang akan berubah.

Proses pembangunan untuk peningkatan dermaga ponton menjadi dermaga MB, sempat dihentikan sementara karena angkutan lebaran bulan April lalu. Kemudian dilanjutkan lagi setelah angkutan lebaran usai. Karena kelancaran operasional penyeberangan lintasan Ketapang – Gilimanuk maka akan diadakan penutupan dermaga ponton Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk, dihentikan mulai Senin (5/6/2023) mendatang.

Djumadi, Manajer Usaha PT. ASDP Pelabuhan Gilimanuk menjelaskan, penutupan dermaga ponton untuk diganti dermaga MB dilakukan mulai hari Senin (5/6/2023) mendatang. "Nantinya akan dibuka lagi setelah pembangunan dermaga MB selesai dibangun," jelasnya, Jumat (2/6/2023).

Dalam proses peningkatan dermaga ponton menjadi dermaga MB, sementara akan dilakukan perubahan jadwal oleh pihak balai pengelola tranportasi darat (BPTD) Pelabuhan Ketapang. "Kami masih menunggu perubahan jadwal dari pihak BPTD, yang akan segera diterbitkan," jelasnya.

Dengan adanya penutupan dengan ponton ini, selama dermaga MB pengganti belum selesai. Diperkirakan jadwal dan dermaga yang ada akan ditambah jumlah kapal yang bersandar. Selama ini dengan adanya 7 dermaga yang ada, setiap dermaga ada 4 kapal yang bersandar untuk bongkar muat. Jadi reguler setiap beroperasi jumlah 28 unit kapal. "Dengan dermaga ponton ditutup, kemungkinan setiap dermaga akan ditambah satu kapal," jelasnya.

Dermaga MB yang ada sebanyak 3 dermaga, bisa melayani 15 kapal dan dermaga LCM bisa melayani 27 kapal. Sehingga, dengan adanya perubahan jadwal dan penambahan kapal yang sandar di setiap dermaga MB maupun LCM tidak menganggu lalu lintas penyeberangan.

Mengenai kapal yang beroperasi di dermaga ponton lebih fleksibel, bisa sandar dan bongkar muat di dermaga MB, karena memiliki pintu tiga, termasuk pintu samping. Namun untuk kapal yang biasa sandar di dermaga MB, belum pasti bisa sandar di dermaga ponton. "Kapal yang bongkar muat di dermaga ponton otomatis bisa sandar di dermaga MB, lebih fleksibel.  Tetapi kalau yang sandar di dermaga MB belum tentu bisa sandar di dermaga ponton," tandasnya. [m.basir/radar bali] Editor : Hari Puspita
#Gilimanuk - Jembrana #perbaikan jembatan ponton #jembatan ponton #pelabuhan gilimanuk