Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Semeton, Waspada Demam Berdarah!

Eka Prasetya • Selasa, 25 Juli 2023 | 06:10 WIB
BAHAYA DBD: Ilustrasi nyamuk demam berdarah.
BAHAYA DBD: Ilustrasi nyamuk demam berdarah.

NEGARA - Semeton (saudara), waspada demam berdarah! Sebab,  kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jembrana mulai mengkhawatirkan. Cuaca yang terus berubah ditambah kebersihan lingkungan, memicu kasus melonjak tajam. Bahkan diprediksi kini Jembrana masuk dalam siklus lima tahunan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jembrana, pada tahun 2021 lalu hanya ada 96 kasus DBD di Jembrana, setahun kemudian tahun 2022 naik drastis menjadi 347 kasus, dan tahun ini hingga bulan Juli saja sudah naik menjadi 394 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr. Made Dwipayana mengatakan, kasus DBD kini jadi perhatian berbagai pihak, termasuk WHO. Ia mengakui kini di Jembrana terjadi peningkatan kasus secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  “Khawatirnya, siklus lima tahunan terjadi,” jelasnya, Senin (24/7).

Menurutnya, siklus lima tahunan DBD semestinya terjadi pada tahun 2021 lalu. Namun karena pada tahun 2021 masih pandemi Covid-19, dimana mobilitas masyarakat dibatasi. “Setelah pandemi Covid-19 terjadi peningkatan, karena mobilitas penduduk meningkat lagi,” katanya.

Selain mobilitas penduduk, kasus DBD juga dipengaruhi iklim. Kendati kini masuk musim kemarau, namun hujan masih terjadi. Sehingga nyamuk cepat berkembang biak.

Ia mengklaim telah melakukan langkah antisipasi. Seperti melakukan fogging di daerah kasus. “Terpenting sebenarnya peran serta masyarakat dan seluruh instansi untuk membantu pemberantasan sarang nyamuk,” demikian Dwipayana.

Editor : Donny Tabelak
#who #kebersihan lingkungan #dbd #dinas kesehatan #demam berdarah