NEGARA,radarbali.id- Tempat relokasi pedagang dipastikan sudah siap. Sehingga proses relokasi pedagang Pasar Umum Negara, dijadwalkan secara bertahap setelah Hari Raya Galungan. Karena, pada 8 Agustus mendatang sudah ada pemenang tender yang akan mengerjakan revitalisasi pasar yang dibiayai oleh APBN.
Pasar Ijo Gading yang menjadi salah satu tempat relokasi, sudah disiapkan. Bahkan sejumlah pedagang sudah menyiapkan sendiri dengan melakukan perbaikan kios yang akan digunakan untuk relokasi. Sedangkan areal parkir Pemerintah Kabupaten Jembrana sudah dibangun lapak kios pedagang.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan I Komang Agus Adinata mengatakan, sesuai dengan tahapan revitalisasi pasar, pihaknya sudah menentukan jadwal relokasi pedagang setelah Hari Raya Galungan. "Terget dimulai relokasi setelah Galungan," ujarnya.
Relokasi pedagang dilakukan secara bertahap hingga Minggu (6/8) mendatang. Karena proses tender yang mengerjakan proyek revitalisasi pasar diumumkan pada Selasa (8/8) mendatang. "Relokasi bertahap, bisa juga secara serentak. Diserahkan kepada pedagang mengenai waktu relokasinya," terangnya.
Menurutnya, tempat relokasi yang sudah disediakan di Pasar Ijo Gading dan areal parkir Pemerintah Kabupaten Jembrana sudah siap ditempati oleh pedagang. "Sekarang sudah siap tempat relokasi," tegasnya.
Seperti diketahui, Pasar Umum Negara akan direvitalisasi menjadi dua lantai dengan anggaran perintah pusat sebesar Rp 142 miliar. Revitalisasi pasar ini menuai penolakan dari pedagang, namun akhirnya pedagang melunak dengan syarat -syarat tertentu. Diantaranya, pedagang yang ada saat ini diprioritaskan di lantai pertama dan ukuran yang sama dengan saat ini.***
Editor : M.Ridwan