Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Liku-Liku Upaya Pencarian Penumpang Nyemplung ke Laut: Hari Raya Galungan, Tim SAR Gabungan Tetap Mencari

Muhammad Basir • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 18:05 WIB
MASIH TERUS DICARI : Proses pencarian korban yang hilang di Selat Bali saat pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Jumat (11/8/2023) (istimewa).
MASIH TERUS DICARI : Proses pencarian korban yang hilang di Selat Bali saat pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Jumat (11/8/2023) (istimewa).

Upaya pencarian penumpang kapal yang hilang saat penyeberangan di Selat Bali, masih berlanjut hari ke- lima, Jumat (11/8/2023). Karena masih belum menemukan korban, petugas melanjutkan pencarian lagi hingga hari terakhir operasi pencairan besok (13/8/2023).

INI memang bukan pekerjaan mudah. Pencarian terhadap I Ketut Berata, 44, warga asal Karangasem, masih dilakukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan dengan menyusuri laut Selat Bali.

Pesisir pantai juga disisir petugas gabungan TNI, Polri dan Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana. Banyak pihak dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Keterangan dari pihak Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, pencarian korban hari kelima kemarin belum membuahkan hasil. "Sampai hari ini (Jumat, 11 Agustus 2023) masih nihil. Belum menemukan korban," ungkapnya.

Dewa Hendri menambahkan, meskipun saat ini Hari Raya Kuningan, tim sar gabungan masih tetap melakukan operasi pencarian. "Beberapa orang tim memang merayakan hari raya, tetapi operasi pencairan tetap dilakukan," ungkapnya.

Dewa Hendri mengaku masih berkoordinasi dengan pimpinan di Basarnas Bali mengenai tindak lanjut dari pencarian di tengah suasana hari raya ini. "Namun yang pasti, pencarian tetap dilakukan," tegasnya.

Tidak hanya tim SAR gabungan yang melakukan pencarian, keluarga korban juga masih berada di Palabuhan Gilimanuk menunggu korban ditemukan. "Kelurganya masih di sini (Palabuhan Gilimanuk, tapi karena hari Kuningan akan pulang dulu ke Karangasem, setelah itu kembali lagi ke Gilimanuk menunggu proses pencarian," ujar Djumadi, manajer usaha Palabuhan Gilimanuk.

Djumadi mengungkapkan, bahwa keluarga korban juga melakukan pencarian korban secara niskala."Keluarga korban melakukan penyisiran secara supra natural," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, KMP Prathita IV yang bertolak dari Palabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Senin (7/8) sore, melaporkan adanya penumpang yang melompat dari kapal. Belakangan diketahui bernama I Ketut Berata, 44, warga asal Karangasem.

Setelah mendapat laporan, kapal yang memuat 35 kendaraan dan pejalan kaki sebanyak 15 orang, kapal untuk putar balik dan mencoba mencari ke titik koordinat. Tetapi korban tidak terlihat di permukaan air laut karena arus surut, cuaca kurang baik disertai arus dan angin yang sangat kencang.

Karena pencarian korban tidak ditemukan, perwira jaga memutuskan kapal untuk putar balik kembali menuju ke Pelabuhan Ketapang. Tim SAR kemudian melakukan pencarian dengan menyusuri laut Selat Bali, namun korban tidak ditemukan. [*]

Editor : Hari Puspita
#jembrana #Tim SAR Bali #orang hilang #penumpang kapal