Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bupati Tamba Launching Relokasi Pasar Umum Negara

Muhammad Basir • Kamis, 31 Agustus 2023 | 23:49 WIB

 

 

LOKASI SEMENTARA: Bupati I Nengah Tamba saat launching pasar relokasi pedagang pasar umum Negara. (Humas Pemkab Jembrana)
LOKASI SEMENTARA: Bupati I Nengah Tamba saat launching pasar relokasi pedagang pasar umum Negara. (Humas Pemkab Jembrana)

NEGARA, Radar Bali - Relokasi pedagang pasar umum negara ketempat relokasi yang sudah disediakan, dilaunching Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Kamis (31/8/2023).

Launching diselenggarakan di areal parkir Pemkab Jembrana yang menjadi salah satu tempat relokasi pedagang.

Launching tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah sosialisasikan tempat relokasi yang akan berlangsung selama proses revitalisasi Pasar Umum Negara.

Selain areal parkir Pemkab Jembrana, relokasi pedagang di Pasar Ijogading. Jumlah pedagang yang berada di dua tempat tersebut, lebih banyak di areal parkir sebanyak 438 pedagang dan 161 di pasar ijo gading. Sehingga launching digelar di areal parkir pemkab.

Saat launching, Bupati bersama Forkopimda Jembrana, serta kepala OPD sempat berkeliling pasar relokasi.

Bupati juga menyerap aspirasi dari pedagang dan berdialog dengan pedagang yang sudah menempati kiosnya masing-masing.

“Saya bertanya-tanya kepada para pedagang apakah langganan atau pembelinya sudah datang, beberapa sebagian sudah datang dan sudah semringah, sudah senyum bagus,” ujarnya.

Bupati Tamba menyadari kondisi pasar relokasi masih sepi karena baru berjalan. Nantinya seiring waktu, setelah sosialisasi secara masif dilakukan, maka semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan datang ke pasar relokasi.

“Keluhan dari para pedagang yang direlokasikan saat ini pasti ada. Mungkin satu sampai dua bulan ini butuh kesabaran dulu karena beberapa masyarakat belum mengetahui dan belum sempat datang ke sini,” ungkapnya.

Bupati Tamba juga menggerakkan para pegawai agar berbelanja ke pasar tempat relokasi di saat jam istirahat maupun pulang kerja.

“Saya mengizinkan seluruh pegawai Pemkab Jembrana untuk datang berbelanja ke pasar di tempat relokasi berbelanja di jam istirahat atau pulang kerja,” terangnya.

Selain itu, bupati akan menggalang donasi dari para pegawai negeri sipil (PNS) terutama eselon II dan III, serta fungsional untuk mendonasikan gajinya sekitar Rp 50 ribu.

Nanti donasi yang dikumpulkan dari pegawai akan dijadikan kupon belanja yang akan dibagikan kepada masyarakat pendamping. “Nanti biar masyarakat datang belanja di pasar relokasi dengan kupon yang diberikan,” ungkapnya.

Bantuan yang dikonversikan dalam bentuk kupon dengan nilai Rp 10 ribu setiap kupon, akan diberikan kepada masyarakat pendamping yang tidak mampu.

“Yang diprioritaskan nanti adalah warga kita yang kurang mampu dan sebagai penyanding tempat relokasi ini. Masing-masing warga diberikan 5 kupon,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan, I Komang Agus Adinata menerangkan seluruh pedagang pasar umum negara sudah keluar dan mengosongkan pasar umum negara yang saat ini masih dalam proses pembongkaran.

Di tempat relokasi ini di areal parkir pemkab jembrana tertampung 438 pedagang dan tersisa masih 10 kios untuk menunggu pedagang yang belum menempati tempat relokasi. 

“Sampai saat ini rupanya para pedagang secara mandiri telah melakukan relokasi secara swadaya maupun mandiri di tempat yang mereka inginkan,” jelasnya.

Lebih lanjut Adinata menjelaskan bahwa di pasar ijo gading sudah diisi oleh para pedagang dengan jumlah 161 pedagang relokasi ditambah dengan pedagang senggol dan insidentil.

“Jadi sudah 100 persen para pedagang pasar umum negara telah merelokasi diri baik yang menempati tempat yang disediakan oleh pemerintah maupun secara mandiri,” tandasnya. (rba/bas)

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#bupati jembrana i nengah tamba #pasar umum negara