NEGARA, Radar Bali - Rangkaian HUT Kota Negara ke -128 selama bulan Agustus, parade rindik inovatif yang digelar di Sentra Tenun Jembrana oleh Paguyuban Seni Rindik Jembrana, menjadi salah satu kegiatan yang menarik.
Bahkan wisatawan asing terhipnotis instrumen kendang, rindik, dan nada suara yang menggema.
Parade rindik inovatif yang digelar di halaman sentra tenun Jembrana merupakan hak baru. Tujuan digelarnya rindik inovatif tidak hanya untuk melestarikan seni, sekaligus untuk memperkenalkan Sentra Tenun Jembrana kepada masyarakat, terutama wisatawan.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku seni Jembrana khususnya paguyuban rindik Jembrana yang turut serta memeriahkan Hut Kota tahun 2023 ini. "Penampilan rindik kreasi ini sangat unik dengan kolaborasi alat musik seperti kendang," ujarnya.
Bupati menekankan agar para pelaku seni dalam berkreatifitas sebaiknya tetap menonjolkan unsur seni budaya asli. "Dalam mengembangkan suatu hal terutama dalam bidang seni sebaiknya jangan sampai menghilangkan nilai asli dalam seni budaya kita," tegasnya.
Mengenai sentra tenun, Bupati Tamba sering menyampaikan bahwa tujuan dibangunnya sentra tenun Jembrana ini untuk melestarikan tenun Jembrana.
Dengan pelestarian tenun, maka perekonomian masyarakat terutama pengrajin tenun Jembrana bisa meningkat, karena sudah disediakan tempat untuk memasarkan produknya.
Presiden Joko Widodo yang sempat masuk ke sentra tenun, juga kagum dengan upaya Bupati Jembrana karena sudah peduli dengan kearifan lokal.
Presiden juga kagum dengan hasil kerajinan tenun Jembrana yang ditampilkan, bahkan membeli produk sepatu berbahan tenun yang dibuat pengrajin Jembrana. (bas)
Editor : Rosihan Anwar