Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Risiko Abrasi Tinggi, Anggaran Pengaman Pantai di Jembrana Diharapkan Tidak Bergeser

Muhammad Basir • Kamis, 14 September 2023 | 21:05 WIB
SEMAKIN TERGERUS : Sejumlah bangunan di pesisir Pantai Pebuahan yang hancur karena abrasi. (m.basir/radar bali)
SEMAKIN TERGERUS : Sejumlah bangunan di pesisir Pantai Pebuahan yang hancur karena abrasi. (m.basir/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampikan bahwa anggaran pembangunan senderan pantai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. 

Namun bupati tetap akan berusaha mengawal agar anggaran yang sudah masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terealisasi pada tahun 2024.

Bupati juga berharap warga tetap berdoa agar anggaran yang sudah masuk APBN tidak bergeser untuk program kegiatan lain, mengingat saat ini tahun politik dan banyak program pemerintah pusat.

"Kita berdoa biar tidak digeser anggaran, sehingga senderan bisa terbangun," ungkapnya saat menghadiri nyapar dan syukuran yang digelar warga Banjar Pebuahan, Rabu (13/9/2023).

Bupati menyampaikan, sesuai rapat terakhir dengan Direktur Bina Teknik Sumberdaya Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, saat kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ke kantor Bupati Jembrana, memang disebutkan bahwa Pembangunan pengaman pantai ruas pangyangan - Pebuahan sepanjang 1,9 kilometer, 9,5 hektare rencana anggaran dari APBN sebesar Rp 50 miliar.

Akan tetapi, karena pembangunan senderan pantai tersebut masih belum terlaksana, masih perlu upaya pengawalan lagi agar anggaran untuk pembangunan senderan pengaman pantai tidak berubah. Karena keputusan mengenai pembangunan senderan pantai ini sepenuhnya kewenangan pusat. "Kita bersyukur proposal sudah disetujui dan masuk dalan RKA APBN. Kita juga harus berdoa agar anggaran tidak bergeser lagi," terangnya.

Seperti diketahui, realiasasi penanganan abrasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dipastikan dibangun tahun 2024 mendatang.

Hal tersebut  disampaikan Direktur Bina Teknik Sumberdaya Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Muhammad Rizal, saat kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ke kantor Bupati Jembrana, Jumat (8/9) lalu.

Pembangunan itu, sebagai jawab dari proposal  dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, dalam hal ini bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Proposal usulan Bupati Jembrana nomor 610/081/PUPRPKP/2022 pada 20 Januari 2022. Proposal kepada kementerian, diwujudkan alokasi anggaran pekerjaan pembangunan pengaman pantai Pebuahan. [*]

Editor : Hari Puspita
#abrasi #jembrana