Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lapor Pak! Sudah Setahun Jembatan Penghubung Dua Desa di Jembrana Rusak tapi Belum Juga Diperbaiki

Muhammad Basir • Rabu, 27 September 2023 | 06:15 WIB
Kondisi jembatan yang miring sejak setahun lalu karena banjir, hingga kini belum juga diperbaiki.
Kondisi jembatan yang miring sejak setahun lalu karena banjir, hingga kini belum juga diperbaiki.

NEGARA- Jembatan penghubung dua banjar di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya dengan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, sudah genap 12 bulan rusak parah disebakan banjir bandang.

Sayap jembatan yang putus total dan landasan miring ditargetkan perbaikan pada tahun 2024 mendatang.

Jembatan tersebut merupakan akses warga Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya dengan Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru. Jembatan putus karena diterjang banjir pada bulan Oktober 2022 lalu.

Sebelum banjir terjadi, awalnya hanya pada bagian sayap jembatan yang tergerus, karena berulangkali diterjang banjir. Sayap jembatan putus dan landasan jembatan miring. "Sudah setahun jembatan rusak," kata Suardika, salah satu warga Banjar Munduk Ranti.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman I Wayan Sudiarta mengatakan, jembatan yang rusak karena banjir tahun 2022 lalu itu sudah dianggarkan untuk pembangunan ulang. "Tahun depan, 2024 sudah dianggarkan untuk bangun jembatan," ungkapnya.

Anggaran pembangunan jembatan diusulkan melalui anggaran bantuan keuangan khusus (BKK) Provinsi Bali tahun 2024. Diperkirakan pembangunan jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp 6 miliar, karena jembatan harus dibangun ulang. "Sudah kami usulkan melalui BKK Provinsi," tegasnya. (*)

Editor : Donny Tabelak
#jembatan rusak #lapor pak #PUPR Jembrana #banjir bandang #Bantuan Keuangan Khusus