Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

10 Anak Jalanan di Gilimanuk akhirnya Diamankan, Begini Ceritanya

Muhammad Basir • Kamis, 12 Oktober 2023 | 17:20 WIB
DIPERIKSA : Polisi dan satpol PP menginterogasi 10 orang yang tidur depan toko Jalan Denpasar - Gilimanuk .(m.basir)
DIPERIKSA : Polisi dan satpol PP menginterogasi 10 orang yang tidur depan toko Jalan Denpasar - Gilimanuk .(m.basir)

NEGARA, Radar Bali.id -Di tengah ketatnya pengamanan Pelabuhan Gilimanuk, sebanyak 10 orang diamankan polisi dan Satpol PP Jembrana, Rabu (11/10/2023).

Selain masuk Bali tanpa bawa identitas, mereka meresahkan warga karena tidur di depan toko pinggir jalan, empat unit motor yang digunakan sudah tidak laik jalan juga diamankan. 

Mereka diamankan di salah satu toko Jalan Denpasar - Gilimanuk, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, sejak Selasa (10/9/2023) malam.

Karena berpakaian kotor dan tidur depan toko, warga melaporkan kepada aparat untuk ditindaklanjuti.

Kemudian petugas gabungan dari Satpol PP Jembrana dan Polres Jembrana datang ke lokasi, Rabu pagi untuk mengamankan. Dari 10 orang yang diamankan, hanya ada dua orang yang membawa kartu tanda penduduk (KTP).

Sedangkan yang lain tidak membawa kartu identitas. Bahkan tiga dari empat motor yang diamankan, sudah tidak sesuai standar dan tidak laik jalan.

Kasatpol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya anak jalanan yang meresahkan warga karena tidur depan toko.

Kemudian karena berkaitan dengan peningkatan pengamanan KTT AIS di Bali, Satpol PP mengamankan saat masih berada depan toko. "Kami fokus mengenai adminduk mereka," ujarnya.

Leo mengakui tidak semua membawa kartu identitas. Tujuan mereka ke Lombok, NTB. Namun karena motornya mati, berhenti depan toko untuk istirahat.

Karena motor yang digunakan sudah tidak sesuai standar dan tidak laik jalan, mereka diamankan ke Polres Jembrana.

"Sudah diamankan semua berserta motornya ke polres. Mereka juga akan dikembalikan ke daerah asalnya," imbuhnya.

Mengenai pengamanan Pelabuhan Gilimanuk, pihaknya sudah menekankan kepada personilnya yang bertugas di pintu masuk Bali untuk lebih ketat lagi.

 Bagi yang masuk Bali tanpa identitas dan tujuan jelas, akan dikembalikan ke daerah asalnya. [*]

 

 

 

 

 

Editor : Hari Puspita
#razia #jembrana #penertiban #anak jalanan