NEGARA– Bangunan Anjungan Cerdas Rambut Siwi, di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, ternyata banyak mengalami kerusakan. Untuk memperbaiki aset tersebut, diperlukan biaya hingga Rp 2 miliar.
Kerusakan pada Anjungan Cerdas Rambut Siwi, mulai dari langit-langit yang jebol, air toilet yang bocor, dan kerusakan bangunan lain. Bahkan panel listrik juga hilang dicuri. Kerusakan dan kehilangan aset itu terjadi sebelum Kementerian Pekerjaan Umum menghibahkan aset tanah dan bangunan kepada Pemkab Jembrana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Jembrana, I Wayan Sudiarta menyebut perbaikan kerusakan menjadi tanggungjawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Nilai perbaikan mencapai Rp 2 miliar dengan target pekerjaan tuntas pada 31 Desember mendatang.
“Kami terima sudah dalam kondisi seperti itu, sehingga perbaikan tanggungjawab PU pusat," ujar Sudiarta, Kamis (9/11).
Karena saat ini masih dalam proses perbaikan, maka bangunan menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana perbaikan. Setelah selesai diperbaiki dengan anggaran PUPR, maka selanjutnya pemeliharaan bangunan menjadi tanggung jawab Pemkab jembrana
Rencananya, aset Anjungan Cerdas Rambut Siwi akan dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana. Sehingga, untuk pengadaan sarana pendukung, pegawai dan kebutuhan lain akan dianggarkan instansi pengelola.
Sekadar diketahui Pemkab Jembrana menerima hibah tanah dan bangunan Anjungan Cerdas Rambut Siwi. Aset yang dihibahkan meliputi bangunan tanah, bangunan dan Jalan, irigasi dan jaringan bangunan terbuka lainnya, bangunan gedung pertemuan permanen, peralatan serta mesin dengan nilai total Rp 89 miliar.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba berjanji memanfaatkan anjungan sebaik-baiknya. Rencananya, selain digunakan sebagai rest area, anjungan juga disiapkan jadi lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Road Race. ***
Editor : Donny Tabelak