NEGARA, radarbali.id -Abrasi pantai kian mengancam warga kawasan pesisir. Warga secara swadaya membuat tanggul sementara untuk mencegah abrasi yang semakin meluas di pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Penahan abrasi menggunakan karung berisi pasir lalu disusun di pinggir pantai yang tergerus abrasi.
Tanggul sementara yang dibuat warga, untuk mengantisipasi ombak besar yang berpotensi terjadi menghancurkan rumah warga. Karena setiap ombak besar, abrasi semakin parah.
Dengan adanya penahan sementara abrasi ini, mengurangi risiko abrasi dan ombak yang menyentuh langsung rumah warga. "Tanggul dibuat sendiri secara swadaya," ujar Hariyanto, salah satu warga.
Menurutnya, ombak besar terjadi saat bulan tilem dan purnama. Setiap setengah bulan, warga was-was ombak tinggi hingga ke rumah warga.
"Senderan hanya sementara. Sudah sering kami buat senderan serupa juga tidak lama bertahan," ungkapnya.
Pembangunan senderan pantai oleh perintah pusat sepanjang 1,9 meter pada tahun 2024 mendatang. Pembangunan senderan pantai Pebuahan sebesar Rp 48 miliar.
Pembangunan senderan berdasarkan proposal usulan Bupati Jembrana nomon610/081/PUPRPKP/2022 pada 20 Januari 2022, kepada pemerintah pusat untuk membangun senderan pantai, khususnya Pantai Pebuahan.***
Editor : M.Ridwan