NEGARA-Mobil ambulans jenazah milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, kecelakan di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Sabtu (18/11) sore lalu.
Kecelakaan terjadi saat ambulans akan mengevakuasi mayat yang ditemukan di pinggir pantai Kelurahan Gilimanuk.
Pelaksana Tugas (Llt) Kepala BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, ambulans jenazah yang terlibat kecelakaan memang hendak mengevakuasi temuan mayat, tetapi diperjalanan terlibat kecelakan dengan truk dan motor.
"Ambulans ringsek bagian depan," ungkapnya, Minggu (19/11).
Kerusakan parah yang dialami ambulans, membuat dua orang petugas BPBD mengalami luka- luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Dua orang dalam mobil, termasuk sopir ambulans masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Kasatlantas Polres Jembrana AKP Ni Putu Meipin Ekayanti menjelaskan, kecelakaan yang terjadi Sabtu sore lalu sekitar pukul 18.00 WITA, terjadi di Jalan Denpasar - Gilimanuk Kilometer 110-111, Desa Candikusuma.
"Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan," jelasnya.
Di antaranya truk tronton B 9469 SEU yang dikemudikan Sunarji, 44, ambulans jenazah DK 9011 W yang dikemudikan I Kadek Friyan Artha Pramudya, 24, dan motor DK 5901 ZD yang dikendarai I Wayan Winastra, 58.
Kecelakaan bermula saat ambulans jenazah dari arah timur menuju arah barat atau arah menuju Gilimanuk.
Saat tiba di jalan tikungan dengan kecepatan tinggi, pengemudi tidak bisa menguasai kendaraan sehingga bertabrakan depan samping truk tronton yang datang dari arah berlawanan. Ambulans kemudian menabrak motor yang ada di depannya dari belakang.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi ambulans dan penumpangnya I Gede Dandi,24, mengalami luka - luka dan kepala sakit. "Dua orang mengalami luka ringan," tandasnya. ***
Editor : Donny Tabelak