NEGARA- Pemuda yang hilang saat mandi di laut, Aditya Fikri Ahimsah, 19, ditemukan meninggal di tengah laut, Rabu (20/12). Korban ditemukan sekitar 1 kilometer ke arah timur dari lokasi pertama hilang, Banjar Pengeragoan Dauh Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh keluarga korban yang melakukan pencarian di darat.
"Awalnya keluarga korban melihat ada yang mengapung tengah laut. Dicurigai korban yang hilang," ungkapnya.
Dijelaskan, pihak keluarga kemudian melaporkan kepada tim SAR gabungan TNI dan Polri di posko pencarian. Perahu karet yang sudah mengarah ke barat dari posko sementara, kemudian berbalik arah ke arah timur memastikan temuan keluarga korban.
"Saat dicek ternyata memang benar korban yang hilang. Ditemukan dalam kondisi sudah meninggal," ungkapnya.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi korban ke darat. Pihak keluarga korban memastikan bahwa mayat yang ditemukan memang korban yang hilang atas nama Aditya Fikri Ahimsah, warga asal Banyuwangi, Jatim yang bekerja di rumah makan di Desa Pengeragoan. "Info dari keluarga, baru berkerja di warung makan baru dua Minggu," ungkapnya.
Mayat korban kemudian dibawa ke Puskesmas I Pekutatan menggunakan ambulan PMI Jembrana. "Kami sudah evakuasi. Setelah identifikasi lanjutan diserahkan kepada keluarga korban," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Aditya Fikri Ahimsah, 19, asal Banyuwangi, seorang karyawan rumah makan hilang terseret arus saat mandi di Pantai Pengeragoan, Banjar Pengeragoan Dauh Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Senin (18/12) pagi.
Korban tenggelam dan hilang terseret arus saat mandi bersama tiga temannya sesama karyawan warung makan di Desa Pengeragoan. ***
Editor : Donny Tabelak