Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pembangunan Senderan Pantai Pebuahan, Jembrana Multy Years, Ini Perkembangannya

Muhammad Basir • Jumat, 2 Februari 2024 | 05:15 WIB
HADAPI GERUSAN OMBAK : Kondisi Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru yang terdampak abrasi pantai . (m.basir/radar bali)
HADAPI GERUSAN OMBAK : Kondisi Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru yang terdampak abrasi pantai . (m.basir/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Rencana pembangunan senderan pengaman Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, dipastikan terlaksana pada tahun anggaran 2024 ini.

Namun, senderan yang akan dibangun belum sesuai dengan rencana sebelumnya, panjang dan anggaran berkurang, sehingga pembangunan senderan dilaksanakan dua tahun anggaran atau multi years.

Kepastian pembangunan senderan partai  ini disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba setelah sempat datang ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat beberapa waktu lalu.

Karena sebelumnya, ada informasi bahwa rencana pembangunan senderan pantai Pebuahan berkurang, bahkan ada yang menyebut batal.

"Sudah saya pastikan pembangunan senderan tetap jadi, terlaksana tahun ini," tegasnya.

Menurut Bupati, mengenai pembangunan senderan pantai ini sepenuhnya kewenangan pusat dari segi perencanaan dan anggaran.

Namun sebagai bupati, pemerintah kabupaten Jembrana juga perlu mengusulkan dan memastikan rencana beserta anggaran terlaksana.

Mengenai panjang dan nilai anggaran, memang ada perbedaan dari rencana sebelumnya yang disampaikan pihak kementerian. Awalnya, rencana anggaran sebelumya Rp 48 miliar untuk 1,9 kilometer Ruas Pantai Pangyangan Pebuahan.

 Realisasinya, sekitar Rp 24 miliar dengan panjang pantai yang akan dibangun senderan sekitar 1 kilometer. "Sepertinya multi years, nanti untuk tahun depan kita bicarakan lagi," tegasnya.

Kepastian pembangunan senderan ini, juga bisa diakses melalui LPSE Kementerian Pekerjaan Umum, dimana saat ini sudah mulai tender supervisi pembangunan pengamanan Pantai Pebuahan dengan anggaran Rp 1,5 miliar.

Seperti diketahui, abrasi pantai Pebuahan terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Akibat darii abrasi, puluhan rumah darah ratusan kepala keluarga sudah hilang karena abrasi, begitu juga tempat ibadah dan tempat usaha warga.

Kemudian Pemerintah Kabupaten Jembrana, dalam hal ini bupati Jembrana I Nengah Tamba. Mengirim proposal usulan Bupati Jembrana nomor 610/081/PUPRPKP/2022 pada 20 Januari 2022. Proposal itulah yang dibalas pemerintah pusat dengan diwujudkan alokasi anggaran pekerjaan pembangunan pengaman pantai Pebuahan tahun 2024. [*]

Editor : Hari Puspita
#abrasi #jembrana #senderan