Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bupati Tamba Serahkan BKK Rp 15  Miliar dan Bantuan Babi Untuk Desa Adat se- Jembrana

Muhammad Basir • Rabu, 7 Februari 2024 | 22:13 WIB
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada seluruh desa adat se Jembrana.
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada seluruh desa adat se Jembrana.

NEGARA, Radar Bali - Pemerintah Kabupaten Jembrana mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Jembrana untuk desa adat total sebesar Rp 15 miliar lebih. BKK untuk desa adat seluruh Jembrana itu bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Jembrana tahun 2024.

BKK untuk Desa Adat ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (7/2). Bantuan ini diharapkan bisa mendorong prajuru Adat kedepannya agar bekerja semakin professional.

Rinciannya, meliputi Bantuan Dana Kegiatan Desa Adat yang terdiri dari Tri Baga (Prahyangan, Pawongan dan Pelemahan) dengan nilai Rp. 55 Juta, Insentif Bendesa Adat masing-masing Rp. 1,7 Juta, Insentif Kelian Adat masing-masing Rp. 1,2 Juta, Insentif Kelian Tempek masing-masing Rp. 200 Ribu, Insentif Sulinggih masing-masing Rp. 650 Ribu.

Sedangkan Insentif Pemangku Sad Kahyangan diserahkan masing-masing Rp. 450 ribu serta Insentif kepada Pemangku Kahyangan Tiga masing-masing Rp. 300 ribu  yang akan diberikan secara bertahap selama 3 Bulan sekali.

Selain itu, Serangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1946 Pemkab Jembrana juga membantu masing-masing desa adat  2 ekor babi dan 200 kilogram Beras. Bantuan diperuntukkan membantu umat hindu dalam melaksanakan upacara melasti yang merupakan rangkaian hari Raya Nyepi. Sehingga total tahun ini, ada 128 ekor babi yang telah dibagikan secara simbolis.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan sumber daya manusia prajuru Adat harus diperhatikan agar ada keseimbangan antara pekerjaan dengan penghargaannya.

"Hari ini kita menyerahkan secara simbolis seluruh bantuan desa adat, mulai dari pemanfaatan operasional termasuk juga kegiatan-kegiatan upacara menyambut hari raya nyepi di antara 64 desa adat, ” ujar usai penyerahan BKK kemarin.

Bupati Tamba juga meminta kepada semua unsur di Desa Adat, Bendesa, Kelian untuk kedepannya juga harus bekerja profesional karena kedepannya Jembrana akan menyambut Jembrana Emas Tahun 2026. “Tantangannya akan lebih sulit, mohon bantu semua program Pemerintah Kabupaten Jembrana,” paparnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi ini juga berharap kepada seluruh umat Hindu khususnya di Jembrana untuk bisa menjalani Catur Brata Penyepian sebagai rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1946 dengan sungguh-sungguh. Sehingga pelaksanaan brata panyepian bisa berjalan dengan baik setiap tahunnya serta terus ada peningkatan.

”Kepada seluruh umat Hindu dimanapun, khususnya di Jembrana agar benar-benar melaksanakan catur brata panyepian, kita hormati tradisi kita, semakin tahun harus semakin bagus, hargai betul-betul brata panyepian hanya satu kali dua puluh empat jam, mari kita mulat sarira,” harapnya.

Selain bantuan BKK dan babi untuk desa adat se - Jembrana, secara bergilir di setiap kecamatan di Jembrana, Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan Bantuan Pangan dari pemerintah berupa Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Pemerintah Tahap I tahun 2024 , wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan manfaat. 

Masing masing kepala keluarga ( KK) mendapat  10 kilogram beras khusus untuk keluarga kurang mampu."Penyerahan ini secara simbolis, nantinya akan dilanjutkan oleh Kelian Dinas yang akan membawakan beras kerumah masing-masing penerima," ujarnya usai penyerahan simbolis di Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.

Sementara Kepala Bappeda Jembrana I Made Sudantra mengatakan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap I disalurkan kepada 17.006 masyarakat Jembrana, yang termasuk dalam KK miskin serta masuk DTKS.

" Ini merupakan hasil verifikasi kita dengan tim terkait baik itu dari Dinas Pertanian, Dinas Sosial, para Camat dan Perbekel mana yang berhak dan tidak berhak mendapat bantuan beras cpp ini," ucapnya. (bas)

Editor : Rosihan Anwar
#pemkab jembrana #BKK #bupati tamba