Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jembrana Diguncang Gempa Utama 4,1 SR hingga 15 Kali Gempa Susulan, Begini Menurut BMKG

Muhammad Basir • Selasa, 20 Februari 2024 | 01:00 WIB
PANTAU PERKEMBANGAN : Petugas BPBD Jembrana monitoring pasca gempa Minggu malam. (foto: BPBD Jembrana)
PANTAU PERKEMBANGAN : Petugas BPBD Jembrana monitoring pasca gempa Minggu malam. (foto: BPBD Jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id - Gempa bumi mengguncang wilayah Jembrana, Minggu (18/2/2024) dini hari. Gempa dirasakan terbesar sekitar pukul 00.47 Wita, dengan kekuatan gempa magnitudo 4,1 SR. Kemudian gempa susulan dengan kekuatan lebih rendah hingga 15 kali gempa susulan.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG Bali, gempa yang dirasakan cukup kuat hanya sekali sekitar pukul 24.47 Wita berlokasi 8.38 LS,114.49 BT, sekitar 12 kilometer barat daya Jembrana dengan kedalaman 10 kilometer. "Gempa susulan juga terjadi hingga Minggu pagi," ujarnya.

Berdasarkan data dari BMKG Bali, terjadi gempa susulan hingga pukul 08.45 WITA, lokasinya juga hampir berdekatan. Hingga totalnya gempa susulan terjadi hingga 15 kali sejak terjadinya gempa bumi utama.

Namun karena kekuatan kecil, banyak yang tidak merasakan. Bahkan pada saat terjadi gempa utama dengan kekuatan lebih besar banyak tidak merasakan karena terjadi tengah malam, saat warga sedang tidur.

Pihaknya masih melakukan monitoring wilayah untuk mendata dampak gempa. Seluruh relawan desa juga masih melakukan penelusuran untuk memastikan gempa tidak berdampak pada bangunan dan menimbulkan korban jiwa. "Hingga sore ini belum ada laporan adanya dampak pada bangunan dan korban," jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan jika ada dampak gempa yang terjadi, misalnya kerusakan bangunan maupun adanya korban jiwa. "Kalau ada yang terdampak, bisa melaporkan ke desa atau langsung ke Pusdalops BPBD Jembrana," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#gempa #bmkg #jembrana #bencana