Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ada Rekening STT di Jembrana Tidak Aktif, Bantuan Ogoh-ogoh Tertunda, Berikut Keterangan Kadisbudpar

Muhammad Basir • Sabtu, 2 Maret 2024 | 04:55 WIB
MALAM PENGERUPUKAN  : Pawai ogoh-ogoh di Jembrana tahun 2022 lalu. Tahun inni masih ada sekaa teruna yang belum buka rekening untuk dana bantuan. (dok.radar bali)
MALAM PENGERUPUKAN : Pawai ogoh-ogoh di Jembrana tahun 2022 lalu. Tahun inni masih ada sekaa teruna yang belum buka rekening untuk dana bantuan. (dok.radar bali)

NEGARA, Radar Bali .id - Bantuan dana apresiasi pembuatan Ogoh -ogoh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, ternyata masih belum diterima Sekaa Taruna Truni (STT), hingga saat ini belum diberikan karena ada STT yang belum mengaktifkan nomor rekening.

Sedangkan  STT lain penerima bantuan sebesar Rp 2,5 juta, mengharapkan bantuan segera diberikan karena Hari Raya Nyepi sudah tinggal menghitung hari.

Informasi dari sejumlah STT di Jembrana, bantuan dana apresiasi Ogoh-ogoh belum diterima. Padahal sudah hampir hari raya Nyepi, dan Ogoh- ogoh sudah hampir selesai.

STT yang sudah dijanjikan menerima bantuan mengharapkan bantuan segera diberikan.

Ternyata, sumber permasalahan bantuan dana apresiasi belum diberikan pada sejumlah STT yang menyetorkan nomor rekening tidak aktif.

Sehingga menghambat proses pencairan pada STT lain. "Kalau anggaran sudah ada, siap diberikan. Tetapi ada STT yang ternyata rekeningnya tidak aktif, sehingga berdampak pada yang lain," Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jembrana,  Anak Agung Komang Sapta Negara.

Dijelaskan, STT penerima bantuan dana apresiasi sebanyak 222 STT dari total 284 STT se- Jembrana. Pada saat proses pendaftaran bulan Januari lalu, salah satu syaratnya adalah rekening STT yang aktif.

Bahkan ada pernyataan bahwa rekening STT masih aktif. Akan tetapi pada saat akan dicairkan, ada 7 STT yang rekeningnya sudah tidak aktif lagi.

Hal ini menghambat proses pencarian terhadap seluruh STT yang akan menerima bantuan.

Pihaknya sudah memanggil Ketua Yowana Jembrana,  untuk mengakomodir STT yang memiliki rekening tidak aktif untuk segara mengurus ke bank mengaktifkan rekeningnya paling lambat hari ini (1/3/2024).

"Sudah sering kami sampaikan agar STT mengurus rekeningnya agar tidak berdampak pada STT lain. Kasihan yang sudah lengkap belum bisa menerima juga," tegasnya.

Pihak STT yang belum mengaktifkan rekeningnya hingga hari ini, maka akan dibatalkan sebagai penerima. Pihaknya akan memperbaiki pada STT yang memiliki rekening aktif saja.

"Bupati Jembrana sudah memberikan apresiasi sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada STT yang membuat Ogoh-ogoh. Jangan sampai karena masalah rekening STT yang tidak aktif ini, seolah -olah pemerintah yang salah tidak mau mencairkan," terangnya.

Seperti diketahui, menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 yang jatuh pada Maret 2024, Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara simbolis menyerahkan dana kepada STT bantuan dana apresiasi sebesar Rp 2,5 juta. 

Bantuan sebagai bentuk mendukung apresiasi kreativitas seni STT dalam pembuatan Ogoh-ogoh.

Selain bantuan dana apresiasi, pemerintah kabupaten Jembrana mengalokasi angaran untuk hadiah lomba sekitar Rp 52 juta. Rinciannya Juara 1 mendapat Rp 15 juta, juara 2 Rp 12 juta, juara 3 Rp 10 juta, dan harapan 1 dan 2 masing-masing Rp 7 juta.

Namun untuk lomba, konsepnya berbeda dengan tahun -tahun sebelumnya. Tidak ada lagi pawai ogoh-ogoh perwakilan masing -masing kecamatan di catus pata, diganti dengan pameran di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. [*]

Editor : Hari Puspita
#nyepi #Lomba #jembrana #rekening #ogoh-ogoh