JEMBRANA, radarbali.id - Olimpiade Akademik dan Non-Akademik Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Jembrana untuk tahun 2024 resmi dibuka pada tanggal 9 Maret 2024 bertempat di MIN 5 Jembrana.
Acara ini merupakan bagian dari program rutin KKMI Jembrana yang diselenggarakan setiap tahun dengan tema "Menuju Generasi Emas 2045".
Prestasi tertinggi dalam ajang ini diraih oleh MIN 6 Jembrana sebagai Juara Umum 1 dengan perolehan 5 Emas, 1 Perak, dan 4 Perunggu.
MIN 3 Jembrana meraih Juara Umum 2 dengan perolehan 4 Emas, 3 Perak, dan 2 Perunggu, sementara MIN 5 Jembrana menjadi Juara Umum 3 dengan perolehan 3 Emas, 1 Perak, dan 5 Perunggu.
Ketua KKMI Jembrana Fathurrahman menyampaikan, Olimpiade KKMI tahun ini seharusnya dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2024 di MIN5 Jembrana, selaku tuan rumah.
Namun, kepala Madrasah Negeri menerima undangan Rapat Koordinasi (Rakor) dari Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Denpasar. Sebagai hasilnya, acara ini ditunda menjadi tanggal 9 Maret 2024.
Meskipun demikian, penyelenggara memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan karena di hari libur.
Sebanyak 20 Madrasah Ibtidaiyah dari seluruh Kabupaten Jembrana, terdiri dari 7 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan 13 Madrasah Ibtidaiyah Swasta, berpartisipasi dalam olimpiade ini.
Jumlah peserta mencapai 320 siswa-siswi yang akan bersaing dalam 16 cabang perlombaan, termasuk Akademik, Non-Akademik, Tahfidz, Memorizing Hadits, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat silaturrahmi keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Jembrana.
Selain itu, olimpiade ini juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi siswa serta mempersiapkan mereka untuk mengikuti lomba di tingkat provinsi Bali dan nasional.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Patahul Bari, bersama dengan Kepala Seksi Pendidikan Islam Henrda Sidratulazis, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan luar biasa ini.
Pihaknya menyampaikan bahwa KKMI Kabupaten Jembrana menunjukkan kekompakan dalam penyelenggaraan berbagai acara. Dalam sambutannya, diibaratkan dengan filsafat sapu bahwa kebersamaan KKMI Jembrana memiliki daya membersihkan yang kuat.
Pada akhir acara, diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Patahul Bari berharap agar pemenang dalam setiap cabang perlombaan tidak merasa sombong dan tetap rendah hati. Ia menekankan bahwa ini hanyalah proses pembelajaran, dan kekompakan KKMI Kabupaten Jembrana menjadi kunci keberhasilan.
Olimpiade ini dianggap sebagai ajang untuk mengukur prestasi siswa dalam bidang akademik dan non-akademik.
Semoga, melalui olimpiade ini, KKMI Kabupaten Jembrana dapat menghasilkan generasi yang unggul dan siap bersaing di tingkat lebih tinggi. (*)
Editor : Rosihan Anwar