NEGARA, Radar Bali.id - Pada Hari Raya Nyepi ini, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana tetap siaga bencana di pusat pengendali operasi (Pusdalops) BPBD Jembrana.
Personel tetap siaga di hari raya, untuk mengantispasi bencana yang berpotensi terjadi. Terlebih sudah ada peringatan dini cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ke depan.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra menjelaskan, setiap hari besar atau hari raya keagamaan, tidak terkecuali Hari Raya Nyepi selama ini tetap ada personel yang siaga. "Kita tetap siaga. Kita juga dari dulu tidak pernah libur walaupun saat nyepi," ungkapnya.
Terlebih saat ini sudah ada peringatan cuaca ektrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Selain itu, gelombang laut juga tinggi sehingga berpotensi membahayakan warga pesisir Jembrana.
Sebanyak delapan orang siaga di kantor Pusdalops BPB Jembrana. Kemudian ada juga personel cadangan yang sudah siap siaga apabila ada panggilan darurat bencana.
Pihaknya juga sudah mengimbau perangkat desa dan mayarakat untuk selalu menghubungi BPBD Jembrana apabila terjadi bencana.
Sebagai bentuk kesiapan, personel yang bertugas pada saat Hari Raya Nyepi sudah dibekali dengan surat keterangan resmi berupa dispensasi apabila terjadi bencana agar diperbolehkan melintasi jalanan.
"Personel cadangan semua sudah kita lengkapi dengan surat dispensasi untuk syarat pergerakan saat nyepi," tegasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali