Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terjatuh dan Tenggelam, Empat Hari Dirawat, Peselancar Meninggal

Muhammad Basir • Kamis, 23 Mei 2024 | 01:15 WIB
ilustrasi jenazah-JawaPos.com
ilustrasi jenazah-JawaPos.com

NEGARA, Radar Bali.id – Nahas dialami peselancar,  Saumi Akbar Cahyo Laksono, 26. Dia meninggal di Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Selasa (21/5/2024).

Peselancar di Pantai Medewi, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, ini  sempat mendapat perawatan selama empat hari sejak terjatuh dan tenggelam, Sabtu (18/5/2024) lalu.

Kabid Pelayanan Medik dan Kendali Mutu RSU Negara Gusti Ngurah Putu Adnyana mengatakan bahwa akibat musibah ini korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Negara, rujukan dari Puskemas 1 Pekutatan Sabtu siang (18/5/2024).

Kondisi awal mengalami aspirasi pulmonal. "Cairan masuk ke dalam paru-paru akibat tenggelam," ujarnya, Selasa (21/5/2024).

Saat datang, pasien mengalami penurunan kesadaran dan henti napas serta henti jantung. Kemudian tim medis melakukan resusitasi jantung dan paru-paru, serta memasang ventilator untuk membantu pernapasan Saumi.

Korban yang sempat diselamatkan peselancar lain, kondisinya kritis. Setelah mendapatkan penanganan medis yang maksimal, kondisi Saumi tidak menunjukkan perbaikan hingga akhirnya meninggal pukul 07.30 Wita.

 "Kondisinya semakin memburuk sejam subuh, dan tim medis kembali melakukan resusitasi tapi pasien meninggal," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#peselancar #musibah #jembrana #kecelakaan