Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diguncang Gelombang, Cuaca Buruk, Pikap Terguling di Dalam Kapal Penyeberangan Banyuwangi-Jembrana

Muhammad Basir • Rabu, 12 Juni 2024 | 21:50 WIB
TERGUNCANG EMPASAN OMBAK : Pikap yang terguling di dalam kapal. (foto: BPTD Gilimanuk)
TERGUNCANG EMPASAN OMBAK : Pikap yang terguling di dalam kapal. (foto: BPTD Gilimanuk)

NEGARA, Radar Bali.id- Gelombang tinggi yang terjadi di perairan Selat Bali, menyebabkan muatan kendaraan terguling dalam kapal penyeberangan lintas Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk, Senin (10/6/2024) malam.

Mobil pikap bermuatan bermuatan katul itu, ambruk dan membuat enam kendaraan lain yang ada disekitarnya mengalami kerusakan.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk I Made Ria Fran Dharma Yudha, pikap dengan nomor polisi P 9519 V, yang dikendarai Yudi, 40, asal Banyuwangi, berada dalam kapal motor penumpang (KMP) Prathita bertolak dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk sekitaran pukul 22.50 Wita.

 "Pihak kapal KMP. Pratitha IV menghubungi LPS Gilimanuk bahwa terjadi muatan pikap  terguling," ujarnya.

Muatan kapal terguling saat berada di tengah laut Selat Bali. Penyebabnya adalah gelombang tinggi membuat kapal bergoyang cukup keras hingga keras hingga membuat kendaraan di dalamnya oleng.

Mobil pikap yang diduga tidak diikat, karena gelombang tinggi membuat oleng kemudian terguling.

Pikap yang terguling meminta enam kendaraan lain hingga mengalami kerusakan. Enam kendaraan tersebut, truk DK 8266 WE bermuatan jagung, truk DK 8802 LJ bermuatan Jagung, truk P 9698 UQ, bermuatan beras, truk P 8259  UR mengangkut beras, motor  P 2910 X dan mobil DK 1795 XK.

KMP Prathita tetap melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk bongkar muatan. Sedangkan pikap yang terguling dibawa bertolak lagi ke Palabuhan Ketapang untuk evakuasi.

Di tengah cuaca buruk yang sering terjadi di perairan Selat Bali ini, pihaknya sudah mengeluarkan imbauan kepada pihak-pihak terkait dalam pelayaran agar  mematuhi semua ketentuan.

Terutama mengikat kendaraan selama pelayaran dan penumpang dilarang berada di dek kendaraan. "Himbauan plasingan agar dilaksanakan dengan baik demi keselamatan pelayaran," tegasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#ketapang-gilimanuk #penyeberangan #cuaca buruk