NEGARA, Radar Bali.id - Pemberian vaksin polio tahap pertama, hari ini (29/7/2024) hari terakhir. Namun, hingga kemarin masih tercapai hingga sekitar 81 persen dari target sasaran jumlah anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari yang terdata Dinas Kesehatan Jembrana.
Apabila hari terakhir target belum tercapai, akan ditambah lagi selama lima hari untuk mencari anak yang harus divaksin.
Namun mengenai jumlah sasaran vaksin polio pada pekan imunisasi nasional (PIN) polio serentak nasional ini, ada perbedaan jumlah estimasi data anak usia 0-7 tahun estimasi data Kementerian Kesehatan sebanyak 37.930 anak sedangkan data dari Dinas Kesehatan Jembrana, anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari sebanyak sebanyak 28.702 anak.
"Karena perbedaan data itu, capaian juga berbeda," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jembrana I Gede Ambara Putra, Minggu (2/7/2024).
Dijelaskan, capaian PIN di Jembrana dari 23-27 Juli berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan sudah tercapai 23.463 anak atau sekitar 61,9 persen. Sedangkan jika mengacu data riil Dinas Kesehatan sudah mencapai 81,7 persen dari total estimasi data anak usia 0-7 tahun 28.702 anak.
"Kalau data yang kami punya (Dinas Kesehatan) data riil anak usia antara 0 sampai 7 tahun," ungkapnya.
Sedangkan data estimasi dari Kementerian Kesehatan, diduga berasal dari data kependudukan. Setiap orang yang secara admintasib warga Jembrana yang lahir tetap terdata, padahal tidak ada di Jembrana. Sehingga menimbulkan perbedaan data yang ada antara data yang sudah melalui pelacakan langsung dan data yang hanya administrasi.
Terlepas dari perbedaan data tersebut, pihaknya tetap akan mencari setiap anak usia 0-7 anak yang belum mendapat vaksin polio ini.
Pada hari terakhir PIN serentak, apabila semua target estimasi belum tercapai maka akan diperpanjang lagi selama lima hari. "Kami akan cari ke setiap desa dan banjar anak yang belum mendapat vaksin," tegasnya.
Ambara menambahkan, khusus untuk target anak usia sekolah di Jembrana baik di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga sekolah dasar (SD) atau sederajat yang belum genap 8 tahun, sudah selesai atau tercapai.
Saat ini, yang belum mendapat vaksin yang belum sekolah. "Kami masih upayakan sisir lagi anak yang belum mendapat vaksin dengan datangi setiap Banjar," tegasnya.
Vaksin polio untuk setiap anak dua kali vaksin, satu kali vaksin dua tetes. Vaksinasi polio dialkukan dua tahap, tahap pertama bulan Juli dan tahap kedua pada bulan Agustus mendatang.
Pertama mulai tanggal 23 - 29 Juli dan putaran kedua 6-12 Agustus. Pelaksanaan PIN di Jembrana untuk anak usia 0 sampai 7 tahun sub pin polio berlangsung di 584 pos PIN seperti Posyandu, TK/PAUD/RA, SD/MI sederajat serta pos PIN yang dibentuk lainnya.
Pihaknya mengajak seluruh warga Jembrana yang memiliki anak usia tersebut untuk datang membawa ke fasilitas yang sudah ada. "Vaksin tetes polio ini diberikan secara gratis. Dibutuhkan juga peran aktif masyarakat dalam pencegahan penularan virus polio dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tegasnya. [*]
Editor : Hari Puspita