NEGARA, Radar Bali.id - Pembongkaran toko di seberang jalan Pasar Umum Negara dikebut untuk kegiatan menyambut rangkaian peringatan HUT Kota Negara dan peresmian Pasar Umum Negara.
Karena pada saat peresmian nanti, mengundang Presiden Joko Widodo sehingga sekitar pasar lebih bersih tertata.
Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah I Nengah Suwarbawa mengatakan, pembongkaran toko sudah dimulai dilakukan secara bertahap.
Pihaknya sudah menargetkan pihak rekanan yang akan membongkar agar bisa selesai sebelum 10 September mendatang. ”Targetnya sampai 10 September, kalau bisa lebih cepat akan lebih baik,” ungkapnya.
Bangunan toko dua lantai tersebut, nantinya akan diratakan dengan tanah. Setalah selesai pembongkaran, sementara akan digunakan untuk panggung hiburan untuk peringatan HUT Kota Negara. Serta untuk tempat peresmian Pasar Umum Negara yang akan mengundang Presiden Joko Widodo.
Mengenai rencana peresmian, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan, memang sudah bersurat untuk meminta kesediaan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan. Mengingat, Pasar Umum Negara ini anggaran berasal dari pemerintah pusat sehingga diharapkan diresmikan oleh presiden. ”Rencana diresmikan presiden, masih proses bersurat,” ujarnya.
Pasar Umum Negara yang masih dalam tahap penyelesaian akhir diharapkan bisa rampung dalam beberapa hari ini, karena pedagang sudah mulai memasuki los dan kios yang sudah diperoleh dari undian.
”Dari pengerjaan memang sudah telat. Semoga dalam dua hari ini sudah selesai,” ujarnya.
Pihaknya berharap penyelesaian dikebut, karena Kamis (5/9/2024) mendatang sudah mulai upacara melaspas, kemudian disusulkan dengan pemindahan barang milik pedagang ke dalam los dan kios yang sudah tersedia. [*]
Editor : Hari Puspita