NEGARA, Radar Bali.id - Seorang penjual tiket penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk, nyaris tewas saat loket penjualan tiketnya ditabrak truk hingga remuk, Sabtu (7/9/2024) malam lalu.
Beruntung meskipun loket dan dua unit truk yang terlibat kecelakaan ringsek, penjual tiket yang diketahui bernama Krisna Sugianto, 22, selamat tanpa mengalami cedera.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Komang Mulyadi menjelaskan, ambruknya loket yang berada di pinggir jalan nasional Denpasar - Gilimanuk kilometer 126-127, terjadi sekitar pukul 23.10 WITA. ”Loket penjualan tiket ambruk karena kecelakaan dua truk dan salah satunya menabrak loket,” jelasnya, Minggu (8/9/2024).
Kecelakaan bermula, truk DK 8284 BO yang dikendarai Iwan Paneri,52, yang datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk berhenti untuk membeli tiket. Pada saat truk babru parkir di depan loket penjualan tiket, tiba - tiba datang truk boks D 9390 AD dari arah yangg sama menabrak truk yang parkir.
Karena truk D 9390 AD yang dikemudikan Aripandi, 46, melaju dengan kecepatan tinggi, membuat truk yang ditabraknya terdorong sekitar sekitar 15 meter. Truk yang ditabrak juga menabrak loket penjualan tiket hingga ambruk.” Konter loket tiket yang ditabrak sampai hancur,” jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa, kedua pengemudi dan penjual tiket selamat dari peristiwa tersebut.
Namun kondisi truk D 9390 AD mengalami kerusakan, hancur bagian depan, kaca hancur pada bagian depan kepala mobil.
Sedangkan truk DK 8284 BO tidak mengalami kerusakan parah.
Mengenai loket penjualan tiket di pinggir jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk, sudah lama dikeluhkan karena dikhawatirkan menjadi penyebab kecelakaan.
Karena kendaraan penjual tiket parkir di badan jalan, sehingga bisa berpotensi menjadi penyebab kecelakaan.
Meskipun sudah sering dilakukan penertiban dan pemimpin loket diimbau untuk tidak menggunakan badan jalan, penjualan tiket di pinggir jalan masih marak. [*]
Editor : Hari Puspita