NEGARA, Radar Bali.id - Pencarian Muhammad Fadil, 25, nelayan asal Banyuwangi yang hilang di perairan Jembrana hingga hari ketiga sejak dilaporkan hilang belum ditemukan. Pencairan pada hari ketiga, Senin (9/9/2024) kemarin, zona pencairan diperluas dengan radius 2 miliar laut dari titik awal korban dilaporkan jatuh.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, pencarian korban dilakukan oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan. Pihaknya juga meminta nelayan agar segara melaporkan jika menemukan korban di tengah laut.
”Pencarian juga menyisir pantai, tim berbagi tugas berjalan kaki menyusuri pantai,” ungkapnya.
Pencairan yang dilakukan sudah memperluas zona pencarian dengan tambahan zona sekitar 2 miliar laut. Namun hingga hari ketiga kemarin, belum ada hasil pencarian. ”Masih nihil. Belum menemukan korban,” ujarnya.
Pencarian sesuai dengan standar operasi plastik pencarian akan dilakukan hingga hari ketujuh sejak dilaporkan hilang. ”Kami upayakan pencarian maksimal hingga korban ditemukan,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan asal Banyuwangi, dilaporkan terjatuh dari perahu saat hendak menebar jaring, di perairan Selat Bali, wilayah Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Sabtu (7/9/2024) sekitar pukul 21.00 Wita.
Nelayan diketahui bernama Muhammad Fadil, 25, hingga kemarin masih masih dalam pencarian tim Search and Rescue (SAR) gabungan.
Nelayan atas nama Muhammad Fadil, berasal dari Dusun Muncar, Desa Tembok Rejo. Korban merupakan nelayan yang bekerja sebagai kru perahu penangkap ikan jenis mini pursain dengan nama Indah asal Banyuwangi. Nelayan tepatnya laut selatan wilayah Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan. [*]