Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dumogi Amor ring Acintya, Pemuda Nahas Ini Ditemukan Tergeletak di Jalanan, Diduga Korban Kecelakaan

Muhammad Basir • Jumat, 20 September 2024 | 18:10 WIB
MENGENASKAN : I Kadek Adi Syawirata, ditemukan tewas di Jalan Udayana, jalur Denpasar - Gilimanuk . (foto:polsek negara)
MENGENASKAN : I Kadek Adi Syawirata, ditemukan tewas di Jalan Udayana, jalur Denpasar - Gilimanuk . (foto:polsek negara)

NEGARA, Radar Bali.id - Seorang pemuda diduga menjadi korban kecelakaan di Jalan Udayana jalur Denpasar - Gilimanuk, Kamis (19/9/2024).

Korban yang diketahui bernama I Kadek Adi Syawirata, 20, meninggal dengan kondisi cedera kepala berat (CKB).

Infomasi yang dihimpun, kecelakan yang menimpa pemuda asal Banjar Pasar, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, terjadi Kamis pagi sekitar pukul 03.15 WITA. Tepatnya Jalan Udayaya sebelah barat jembatan romojo, Kecamatan Negara.

Kapolsek Negara Kompol I Ketut Suaka Purnawasa mengatakan bahwa dari keterangan awal saksi -saksi, korban yang mengendarai motor sendiri DK 2347 ZX, bersama tiga orang temannya yang mengendarai dua motor dari arah timur atau arah Kota Negara menuju arah Gilimanuk.

Sementara tiga orang temannya, I Komang Putra Astawa, 22 dan Gede Ari Mahendra, 20, berboncengan. Serta ada satu orang teman korban, Galih Putra Aktafino,15,  mengendarai motor sendiri. Ketiga saksi ini awalnya melaju di depan korban.

Saat sudah tiba depan kantor Samsat Jembrana, sekitar  melewati depan Kantor samsat Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, karena dua temannya yang berboncengan tidak melihat korban di belakang, kemudian bersama satu temannya lagi mencari korban. ”Ketiga teman korban berbalik arah lagi untuk mencari korban,” jelasnya.

Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), melihat korban ditemukan sudah terjatuh dengan motornya sudah dikerumuni beberapa orang. Korban diketahui sudah terkapar dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri dengan darah keluar dari  tubuh korban mengalir ke aspal. ”Penanganan awal sudah dilakukan unit laka Polsek, selanjutnya ditangani Unit Laka Polres,” jelasnya.

Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara untuk mendapat penanganan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. ”IGD menerima korban kecelakaan saat sampai di RS sudah meninggal dalam perjalanan,” ujar Direktur RSU Negara Ni Putu Eka Indrawati.

Korban tewas diduga disebabkan luka -luka pada tubuh korban, terutama bagian kepala yang mengalami cedera kepala berat. ”Koban meninggal mengalami multipel trauma, CKB juga,” terangnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#meninggal #jembrana #kecelakaan