Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sebanyak 11 Siswa SDN Blimbingsari, Jembrana, Jadi Penghuni Terakhir, akhirnya Resmi Ditutup Mulai Hari Ini

Muhammad Basir • Senin, 20 Januari 2025 | 19:25 WIB
PARA PENGHUNI TERAKHIR: Aktivitas siswa SDN Blimbingsari Sabtu lalu. (foto: m.basir/radar bali)
PARA PENGHUNI TERAKHIR: Aktivitas siswa SDN Blimbingsari Sabtu lalu. (foto: m.basir/radar bali)

Penutupan Sekolah Dasar Negeri  (SDN) Blimbingsari, resmi ditutup mulai hari ini, Senin (20/1/2025). Penutupan seiring dengan  keluarnya Surat Keputusan (SK) Pemerintah Kabupaten Jembrana tentang penutupan sekolah, sehingga proses penutupan sekolah dan pemindahan siswa sudah bisa dilakukan.

TERKAIT kepastian Keputusan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra mengatakan, mengenai penutupan SDN Blimbingsari sudah mendapat SK dari Bupati Jembrana, sejak Jumat (17/1/2025).

SK akan diserahkan kepada pihak sekolah, sehingga bisa dilakukan tahap berikutnya. ”SK (surat keputusan) baru turun hari Jumat kemarin,” tegasnya, Minggu (19/1/2025).

Karena itu, pihaknya akan menindaklanjuti kepada pihak sekolah, agar mulai Senin ini agar proses pemindahan siswa ke sekolah terdekat yakni SDN 7 Melaya sudah bisa  dilakukan. ”Mulai Senin ini (hari ini) kita sudah mulai sesuaikan untuk pergeseran siswa,” ungkapnya.

Selain siswa yang dipindahkan ke sekolah lain,  tenaga pengajar juga akan dipindah ke sekolah - sekolah lain. Pihaknya menempatkan guru agar mendapat tempat mengajar di daerah tempat tinggalnya. ”Termasuk gurunya, Sush mulai disesuaikan pergeserannya,” imbuhnya.

Sementara untuk kepala sekolah, terhitung sejak 2 Januari lalu sudah mendapat tugas baru menjadi kepala SDN di Desa Candikusuma.

Sementara ini, masih merangkap sebagai kepala SDN Blimbingsari. ”Sementara merangkap, kepala SDN Blimbingsari dan SDN di Moding,” ujar Kepala SDN Blimbingsari I Kadek Dwi Suherismawan, ditemui di sekolah Sabtu lalu.

Pihaknya sudah siap dengan surat pindah siswa ke SDN 7 Melaya. Sehingga, ketika SK penutupan sekolah diterima maka bisa langsung proses pemindahan siswa.

Pemerintah Kabupaten Jembrana akhirnya resmi menutup Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya.

Sekolah ditutup permanen karena minim siswa dan potensi siswa baru lagi pada tahun ajaran mendatang.

Sekolah ini dalam dua tahun terkahir, tidak ada siswa baru. Saat ini hanya ada sebanyak 11 orang terdiri dari siswa kelas III sebanyak 2 orang, kelas IV juga 2 orang, kelas V sebanyak 4 orang dan kelas VI sebanyak 3 orang.

Siswa sekolah tersebut akan dipindahkan ke SDN 7 Melaya, karena jarak dengan sekolah sebelumnya dan tempat tinggal siswa lebih dekat.

Sedangkan guru dan pegawai sekolah yang masih ada akan dipetakan lagi, selanjutnya akan dipindahkan ke sekolah terdekat dengan tempat tinggal guru. [*]

Editor : Hari Puspita
#penutupan sekolah #sekolah #pendidikan #minim siswa