Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Setelah Memakan Korban, Jalan Berlubang di Desa Candikusuma Ini Ditambal

Muhammad Basir • Rabu, 29 Januari 2025 | 17:10 WIB
CEGAH RISIKO KECELAKAAN : Jalan berlubang di atas jembatan Jalan Denpasar - Gilimanuk, Banjar Tetelan, Desa Candikusuma, Melaya, sudah ditambal setelah beberapa kali menelan korban.(m.basir)
CEGAH RISIKO KECELAKAAN : Jalan berlubang di atas jembatan Jalan Denpasar - Gilimanuk, Banjar Tetelan, Desa Candikusuma, Melaya, sudah ditambal setelah beberapa kali menelan korban.(m.basir)

NEGARA, Radar Bali.id - Jalan berlubang di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Banjar Tetelan, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, setelah menelan banyak korban akhirnya ditambal.

Masih banyak jalan berlubang di wilayah Jembrana belum ditambal dan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi jalan Denpasar - Gilimanuk berlubang menjadi salah satu penyebab kecelakaan di jalur tengkorak Jalan Denpasar - Gilimanuk, hanya ditangani dengan penambalan.

 Tetapi tidak bertahan lama, hujan dan lalu lintas kendaraan yang padat membuat jalan kembali berlubang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Bali, BPJN Jawa Timur-Bali I Made Mardita mengatakan, perbaikan jalan berlubang dengan penambalan sementara ini dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan lubang yang parah. ”Perbaikan dengan penambalan jalan berlubang secara bertahap,” ungkapnya.

Seperti jalan berlubang di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Banjar Tetelan, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, yang sempat menyebabkan kecelakaan lalu lintas juga sudah ditambal.

”Sementara kami tangani bertahap, belum bisa secara menyeluruh,” ungkapnya.

Pihaknya mengakui, masih banyak jalan berlubang di beberapa titik belum ditangani. Tetapi penanganan jalan berlubang tidak bisa dilakukan secara menyeluruh, karena sementara ini anggaran tahun 2025 belum bisa digunakan.

Sehingga perbaikan jalan menggunakan sisa anggaran operasional yang ada dan bahan yang masih tersisa. ”Perbaikan jalan secara menyeluruh masih menunggu anggaran,” ungkapnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#jembrana #kecelakaan #jalan berlubang