'NEGARA, Radar Bali.id -Ternyata arus balik belum tuntas, meskipun puncak aktivitas warga balik sudah lewat. Kendaraan arus balik yang masuk Bali masih padat melalui lintas Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk.
Sehingga kapal bantuan untuk angkutan lebaran penyeberangan Ketapang - Gilimanuk masih beroperasi hingga lalu lintas kendaraan arus balik mulai berkurang atau kembali normal.
Lalu lintas kendaraan yang masuk Bali, jika sebelumnya didominasi kendaraan pribadi dan motor, saat ini truk mulai banyak melintas.
Meningkatnya truk besar sumbu tiga ini, seiring dengan berakhirnya pembatasan kendaraan selama angkutan lebaran.
”Kendaraan arus balik masih lumayan. Truk mulai kembali berdatangan menyeberang,” ujar Humas ASDP Cabang Ketapang Roodhin Firmana.
Lalu lintas kendaraan arus balik yang masuk Bali, masih berpotensi terjadi hingga akhir pekan ini. Sehingga armada kapal yang ada tetap disiagakan, termasuk kapal bantuan sebanyak dua kapal yang digunakan sejak angkutan lebaran.
Rencananya, kapal bantuan akan dikembalikan pada rutenya lagi pada pada 17 April pekan depan. ”Kapal bantuan masih beroperasi," tegasnya.
Pengawas Satuan Pelaksana (Wasatpel) UPPKB Cekik I Made Ria Fran Dharma Yudha mengatakan, setelah dua pekan selama arus mudik dan arus balik pelayanan penimbangan ditutup dan dijadikan rest area, mulai Selasa (8/4/2025) dioperasikan kembali. Karena mulai Rabu (9/4/2025) aturan pembatasan kendaraan barang sejak Senin 24 Maret lalu di jalur mudik Denpasar-Gilimanuk sudah berakhir. ”Pembatasan kendaraan sudah berkahir. Truk besar yang sebelumnya dibatasi operasionalnya sudah boleh,” tegasnya. [*]
Editor : Hari Puspita